Setya Novanto Pilih ke Kupang Tinimbang Hadiri Pemeriksaan KPK

Setya Novanto saat berada di Kupang.

Jakarta, (DOC) – Ketua DPR RI yang juga Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto Senin (13/11/2017) hari ini akan diperiksa KPK. Namun, kuasa hukum Setya Novanto, Fredrich Yunadi mengatakan, kliennya belum tentu menghadiri pemeriksaan tersebut. Bahkan, Setya Novanto telah memiliki jadwal kunjungan ke Kupang, Nusa Tenggara Timur.

“Saya tidak tahu hadir atau tidak, itu sikapnya ada di beliau. Tugas saya hanya memberikan penjelasan kajian hukumnya,” kata Fredrich.

Adapun kajian hukum yang sudah diberikan Fredrich kepada Setya Novanto ialah soal UU MD3 yang menyatakan harus ada izin Presiden ketika penegak hukum ingin memeriksa anggota dewan. Menurut Fredrich, jika tidak ada izin maka penegak hukum melakukan tindakan yang inkonstutisional.

“Kita kaitkan dengan putusan MK tanggal 22 Septembr 2014, pasal 22 ayat 5 (UU MD3) memiliki ketentuan dalam menjalankan tugas sebagaimana ayat 1,2,3,4 jika pemanggilan tidak dimaknai meminta izin presiden maka itu inkonstutisional,” ucapnya.

Dia mengatakan, dengan tidak ada izin, apa yang dilakukan KPK dalam memanggil kliennya tidak memiliki aspek legalitas. KPK juga dinilai tidak memiliki legal standing jika tidak mematuhi UU tersebut.

“Saya juga memberi tahu bahwa KPK belum punya legal standing untuk keluarkan surat panggilan,” ujar Fredrich.

Sementara itu, Pengurus DPD Partai Golkar NTT, Mohamad Ansor mengatakan, Setya Novanto akan mengikuti beberapa kegiatan di Kupang seperti berkunjung ke Sonaf Manekat di Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Selanjutnya, Setya Novanto bakal mengikuti acara panen raya padi di kelompok tani di Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

Terakhir, Setya Novanto dijadwalkan berkunjung ke rumah seorang pemulung di Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima. Di sana, Novanto akan menyerahkan bingkisan tanda kasih, dalam rangka HUT Partai Golkar.

“Setelah mengikuti tiga kegiatan itu, beliau (Novanto) langsung kembali ke Jakarta,” kata Ansor.(dtc/kcm/ziz)