Soekarwo: 80 Persen Partai Demokrat Dukung Khofifah

Surabaya (DOC) – Partai Demokrat hampir dipastikan mendukung Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jatim 2018. Bila dihitung prosentase, arah dukungan kepada Khofifah mencapai 80 persen.

80 persen arah dukungan Partai Demokrat itu, setelah Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan pembicaraan dengan Khofifah. Pembicaraan intensif itu terkait pencalonan Khofifah di Pilkada Jatim.

“Ya, kalau diprosentase, sudah 80 persen. Tinggal hal-hal lainnya,” kata Ketua DPD Partai Demokrat (PD) Jatim sekaligus Gubernur Jatim Soekarwo kepada wartawan usai menghadiri Konferwil Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Jatim di Surabaya, Rabu (25/10).

Meski sudah 80 persen dukungan mengarah ke Khofifah, Pakde Karwo-sapaan akrabnya-mengaku belum melakukan pertemuan dengan Tim 9 yang beranggotakan kiai pengusung Khofifah. Utamanya, membahas calon gubernur dari Partai Demokrat.

“Harus dapat wakil. Kalau sementara ini, strukturnya kan dengan 80 persen itu kursinya paling besar. Itu kan ada fatsun politik, tatakrama politiknya. Jika kemudian partai lain tidak setuju, ya dirunding bersama. Musyawarah untuk mufakat,” paparnya.

Ketika disinggung nama Bupati Trenggalek Emil Dardak yang diusulkan Partai Demokrat, wajah Pakde langsung sumringah. “Dia anak muda yang potensial karena memiliki potensi pemilih di wilayahnya,” tandasnya.

Namun, Pakde Karwo menegaskan bahwa tidak harus kader Demokrat yang diusung nantinya sebagai cawagub pendamping Khofifah. “Zaman seperti ini kan yang dimaksud kader itu bisa membawa konsep pemikiran dan konsep perjuangan yang sama. Tidak sangat personal,” ujarnya.

Pakde juga menegaskan tidak akan menjadi juru kampanye (jurkam) bagi Gus Ipul atau Khofifah, jika nantinya Demokrat benar mengusung Khofifah. “Saya tenggang rasa kepada Gus Ipul dan siapa pilihan partai. Secara pribadi saya teman Gus Ipul,” ucapnya. (bah)