Sosialisasi Penegakan HAM di Masyarakat

Tidak ada komentar 521 views

Surabaya,(DOC) – Untuk lebih menyebarluaskan informasi sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat terkait upaya penegakan Hak Azasi Manusia di tengah kehidupan sosial masyarakat, Bakesbangpol Linmas Pemkot Surabaya sebagai salah satu sekretariat Panitia Rencana Aksi Nasional HAM Kota Surabaya melakukan sosialisasi kepada para tokoh masyarakat di Surabaya. Sosialisasi ini terutama difokuskan guna pemahaman masyarakat atas penegakan aturan berkaitan dengan masalah trafficking maupun KDRT.

Pelaksanaan sosialisasi kemaren digelar di wilayah kecamatan Simokerto dan diikuti hampir seluruh tokoh masyarakat di wilayah Simokerto yang terdiri dari para kader PKK ,LKMK dan karang taruna.

Menurut HP Simanjuntak Kepala Bidang Penanganan Strategis Bakesbang Linmas Pemkot Surabaya, sosialisasi dilakukan sesuai dengan perintah Walikota Surabaya yang tertuang dalam SK Walikota tahun 2011 dimana hal itu juga sebagai tindak lanjut dari Peraturan Presiden tahun 2011 tentang Rencana Aksi Nasional Hak Azasi Manusia.

Menurut Simanjuntak sengaja sosialisasi kali ini ditujukan kepada tomas (tokoh masyarakat) di kecamatan agar pemahaman tentang persoalan HAM khususnya KDRT dan trafficking langsung mengena pada masyarakat.Selain sosialisasi panitia Ran HAM juga mendorong agar ada pemajuan terkait HAM pada masyarakat.

Sementara itu Sukban Harahap Kepala sub bidang Kewaspadaan Nasional Bakesbang Linmas menyatakan selama ini diakui persoalan menyangkut pelanggaran HAM masih seringkali muncul ditengah masyarakat. Hal ini ditengarai akibat kurangnya pemahaman masyarakat atas proses penanganan bilamana muncul kasus kasus pelanggaran HAM termasuk langkah antisipatif yang harus dilakukan.

Menurut Sukban Harahap, seringkali masyarakat menganggap tabu hal hal yang menyangkut persoalan pribadi untuk diungkap bilamana terjadi pelanggaran HAM. Hal ini dianggap sebagai aib bagi keluarga.Oleh karenanya melalui sosialisasi ini diharapkan sedikit demi sedikit banyak warga yang kemudian mengerti dan memahami kewajiban dan hak yang bisa diperoleh dalam kaitan penegakan HAM di masyarakat.

Sukban juga berharap nantinya bisa muncul tempat tempat pelayanan crisis center di dalam masyarakat untuk menangani persoalan HAM yang ada. Setelah kecamatan Simokerto ,sosialisasi bakal digelar di tiga kecamatan lainnya yakni Sawahan,Mulyorejo dan Gunung Anyar. (k5/r4)