SP2 Mazlan Mansyur Diterbitkan DPC PKB

Tidak ada komentar 69 views

Surabaya, (DOC) – DPC PKB Surabaya bersikap tegas terhadap kadernya, Mazlan Mansyur, yang dinilai mbalelo. Sekretaris Fraksi Kebangkitan Bangsa (F-KB) DPRD Surabaya itu akhirnya diberi surat peringatan kedua (SP2), Rabu (9/10/2013).
“SP2 ini sudah kita kirim ke fraksi, tapi yang bersangkutan (Mazlan Mansyur, red) lagi kunker. Sehingga surat ini belum sampai di tangannya,”ujar Ketua DPC PKB Surabaya Syamsul Arifin, Rabu (9/10/2013) sore.
Menurut Syamsul, pemberian SP2 kepada kadernya yang indispliner itu merupakan sikap tegas dari DPC, yang sebelumnya dituding Mazlan Mansyur tidak tegas. “Jadi ini ketegasannya,” tegas Syamsul.
Meski sudah mendapat SP2, lanjut dia, DPC tetap akan memberlakukan SP3, jika dalam perjalanannya sebagai caleg nanti, Mazlan membuat kesalahan atau membangkang terhadap perintah partai. “Jadi kalau dia melakukan kesalahan lagi, tak menutup SP3 kami barengi dengan usulan pergantian dari DPP,”ungkapnya seraya menambahkan, jika pada 2014 mendatang, DPC PKB Surabaya ingin semua solid, dan tak ada yang indisipliner.
Diakui Syamsul, secara pribadi, dirinya belum tahu sikap atau tanggapan Mazlan soal pemberian SP2. Pasalnya, seminggu sebelum pelaksanaan pleno sampai sekarang Mazlan belum pernah mengontak dirinya atau menemuinya di kantor DPC PKB Surabaya.
Meski demikian, lanjut dia, ada Tim-nya Mazlan yang menemui dirinya untuk klarifikasi terkait maraknya pemberitaan di media massa. “Ya, saya sampaikan kenyataan seperti itu. Semua saya jelaskan secara gamblang kenapa DPC sampai mengeluarkan SP1 hingga SP2,” paparnya.
SP1 diberikan kepada Mazlan Mansyur karena yang bersangkutan tidak pernah menghadiri rapat fraksi. Sedangkan SP-2, saat penentuan wakil fraksi untuk anggota panitia pemilihan (Panlih) Wawali Surabaya, Mazlan melakukan overlapping dengan menyerahkan surat penetapan dirinya ke pimpinan DPRD Surabaya tanpa koordinasi dengan partai. Padahal, sebelumnya DPC sudah menegaskan bahwa kebijakan fraksi harus dikoordinasikan dengan DPC.
Akhirnya, posisi Mazlan digantikan M Syaifi dan diberi SP2. Bahkan, posisi Mazlan sebagai sekretaris fraksi bakal digantikan M Syaifi, karena dia tidak mau tandatangan penunjukan KH Naim Ridwan (Gus Naim) sebagai pengganti Musyafak Rouf sebagai wakil ketua DPRD Surabaya sesuai rekom dari DPP. (k7/r4)