Stock Beras Nasional Aman Sampai Lebaran

Tidak ada komentar 31 views

foto : Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita

Surabaya,(DOC) – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyatakan stok beras nasional hingga berlangsungnya bulan ramadhan masih aman.Meskipun harga beras di mayoritas daerah berada dibatas eceran tertinggi.

Pernyataan menteri ini disampaikannya usai menghadiri video conference, dengan kepala Divre Bulog se Indonesia, di kantor Divre Bulog Jatim, Kamis(19/4/2018) kemarin.

“Harga beras di mayoritas provinsi berada di eceran tertinggi yakni Rp.9.450 perkilo untuk beras medium,” ungkapnya..

Menurut dia, beberapa provinsi yang berada di harga eceran tertinggi yakni Aceh, Sulawesi Selatan dan Jambi, termasuk Jakarta.

“Di Jakarta harga berasnya juga di eceran tertinggi dan akan segera diturunkan,” tandasnya.

Untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan stok beras, pemerintah juga masih menerima beras impor untuk dijual ke konsumen. Namun dirinya memastikan stok beras sampai 5 bulan kedepan masih relative aman.

“Kalau kekurangan stok baru import beras. Tapi sejauh ini pada ramadhan hingga lebaran stok beras nasional aman. Stok beras bisa bertahan sampai 5 bulan kedepan,” jelas Enggartiasto Lukita.

Ia juga menegaskan soal kartel beras yang di tiadakan dan menindak penimbunan sembako serta permainan harga beras. Daerah-daerah yang kekurangan bahan pangan akan di suplai pemerintah.

“Pemerintah bersama penegak hukum berkomitmen menangkap permainan harga sembako termasuk aksi penimbunan. Nanti pemerintah akan suplai beras ke daerah-daerah yang kekurangan hingga terjadi pemerataan,” paparnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bulog, Djarot Kusumayakti menyatakan, stok beras nasional di bulog  sendiri mencapai hampir 1 juta ton dengan beras cadangan hampir 900 ribu ton.

“Tentunya angka ini masih aman hingga bulan Agustus atau hingga memasuki musim panen berikutnya,” katanya.(hadi/r7)