Suami Ketua KPU Jember Jadi Caleg Dan Timses Partai Politik

Jember, (DOC) – Ditengah hiruk pikuk dugaan kecurangan pada pelaksanaan Pemilu Legislatif 2014 & dugaan kecurangan pada proses rekapitulasi suara di Jember. Dimana pada proses itu banyak protes dari partai politik maupun dari calon anggota legislatif yang menuding KPU jember beserta jajarannya telah melakukan penggelembungan suara partai politik atau caleg tertentu, tapi protes tersebut tidak digubris dan proses tahapan Pemilu terus berjalan.
Terbukalah sebuah fakta yang cukup mengejutkan. Dimana suami dari ketua KPU Jember ternyata menjadi caleg dari partai tertentu. Memang akhirnya sang suami tidak bisa jadi anggota dewan karena suaranya kalah banyak dengan caleg lain yang berasal dari satu partai yang sama. Hal ini karena ada dugaan kesengajaan dengan tidak menjadikan suaminya itu sebagai caleg yang terpilih, untuk membentuk citra bahwa meski suaminya ketua KPU tapi tidak bisa terpilih. Namun suami ketua KPU tersebut, ternyata juga menjadi tim sukses dari beberapa caleg, bukan dari satu partai saja. Tapi juga menjadi tim sukses dari beberapa caleg dari beberapa partai.
Citra positif itu diperlukan, karena sebentar lagi ketua KPU Jember akan habis masa jabatannya pada bulan Mei 2014, dan yang bersangkutan tidak akan lagi mendaftar jadi komisioner KPU di Jember, selain karena sudah menjadi anggota KPU selama 10 tahun (2 periode), yang bersangkutan sekarang sedang menjalani rangkaian test sebagai calon komisioner Komisi Informasi (KI) Provinsi Jatim.
Padahal dalam peraturan untuk rekruitmen komisioner di KI Jatim, ada persyaratan bahwa para peserta seleksi calon anggota KI Jatim, sedang tidak menjabat sebagai anggota komisioner lembaga negara lainnya. Entah kenapa, yang bersangkutan bisa lolos tes tahap awal dan sekarang tinggal menjalani tes tahap akhir, yakni menjalani fit & proper test di DPRD Jawa Timur. Pelaksanaan itu akan berlangsung setelah selesainya rekapitulasi suara Pemilu Legislatif, yakni sekitar April-Mei 2014. (ist/IW/r4)