Sudah Tiga Periode, Armudji Cs Dicaleg-kan Lagi Di Surabaya

Surabaya – DPC PDIP mempertahankan tiga kader nya yang sudah 3 periode menduduki jabatan sebagai anggota DPRD Surabaya , tetap bisa mencalonkan di tngkatan kota pada pemiulu legislative 2014. Padahal, sesuai SK DPP, anggota dewan yang telah menjabat selama 3 periode seharusnya naik ke tingkat lebih tinggi. Ketua DPC PDIP Surabaya Wisnu Sakti Buana, Selasa (22/1/2013) mengatakan, sesuai hasil rekercab, 3 anggota dewan tersebut , masing-masing Baktiono, Agustin Poliana dan Armuji diputuskan untuk dipertahankan.

“Keputusanannya seperti itu, pertimbangannnya sesuai rakernas, yaitu ketokohan caleg ditigkat lokal diras perlu untuk menigkatkan suara partai, tetap bsia dicalonkan” terangnya.

Namun, menurut WS prosedurnya harus mengantongi rekomendasi dari DPP PDIP.

“untuk bsia dicalonkan di tingkat yang sama, harus ada pengajuan untuk dapat rekom (DPP), tegas wakil ketua dewan ini.

Wisnu mengungkapkan, dalam waktu dekat pihaknya akan mengajukan usulan mempertahankan 3 anggota dewan tersebut. Ia tidak merasa khawatir dengan mandeknya kaderisasi.

“Cuma tiga orang, tidak memacetkan kaderisasi. Kecuali separuh lebih” kata Putra mantan Sekjen DPP PDIP Ir. Sucipto

Di Jaa timur menurutnya banyak kader PDIP yang menjabat anggota dewan selama 3 periode. Namun, oleh daerah pemilihannnya tetap dicalonkan kembali.

“Pak Ali Mudji, (anggota DPRD jatim), sudah tiga kali, tapi dicalegkan di bojonegoro” sebutnya.

Menanggapi rencana DPC PDIP Surabaya mencalegkan kembali di Surabaya, Baktiono menyerahkan pada keputusan partai. Menurutnya, sebagai petugas partai dirinya siap ditempatkan dimana saja.

“Di partai tidak ada yang independen. Semuanya dependen. Sesuai dengn AD-ART, kebijakan partai yang lebih tinggi. Untuk itu,  jika partai menugaksn di pusat atau di kota saya siap” tegas Ketua Komisi D DPRD Surabaya.

Berbeda dengan Baktiono, Anggota dewan dari fraksi PDIP lainnya, Agustin Poliana terang-terangan menginginkan dicalegkan kembali di Surabaya. Ia berdalih, untuk memenhuhi kuota perempuan. Apalagi dalam pemilu sebelumnya, ia meraih suara yang cukup besar, sehingga bisa menjadi vote getter bagi  partainya.

“Besar harapan saya tetap di Surabaya. Pertimbangannya, kuota perempuan.Apalagi pada tahun 2009, kita bertiga (Agustin, Baktiono, dan Armudji) paling banyak, sehingga bisa mendongkrak suara di dapil” ujarnya

Jumlah kader PDIP yang akan maju sebagai caleg pada pemilu legislative mendatang 50 orang. Saat ini DPC PDIP berhasil menjaring 100 kader dari proses seleksi sebelumnya yang diikuti 150 orang kader. Untuk mengerutklan menjadi 50 caleg mereka harus memenuhi beberapa persyaratan, diantaranya  loyalitas, track record, hasil psikotes dan penugasn partai.

Dalam pemilu mendatang DPC PDIP Surabaya menargetkan memperoleh kursi di dewan sekitar 20-an. Target tersebut sesuai hasil pemilu di tahun 1999 yang mendapatkan 22 kursi. Sementara, pada pemilu 2004, jumlah merosot hanya sebanyak 8 kursi. (K-4)