Suka Makan Daging Babi? Ketahui Dampaknya Terlebih Dahulu

daging babi

Jakarta, (DOC) – Anda suka makan daging babi? Daging babi mungkin merupakan daging yang paling enak dibandingkan daging sapi atau ayam. Tapi, dibalik kelezatannya tersebut tersimpan dampak negatif bagi kesehatan. Tidak hanya mengandung cacing pita, daging babi juga mengandung risiko lain. Ingin tahu apa saja risikonya? Simak penjelasannya berikut ini.

Menurut WHO, daging babi olahan atau kemasan, seperti bacon, ham, dan sosis daging babi dapat meningkatkan risiko kanker kolorektal. Jenis kanker ini menyerang usus besar (kolon) atau rektum. Selain itu, daging babi juga dapat menyebabkan penyakit hati. Hal ini karena senyawa penyebab kanker terbentuk ketika daging babi olahan dimasak pada suhu tinggi.

Cacingan juga bisa Anda alami saat Anda mengonsumsi daging babi yang terkontaminasi cacing trichinella. Gejala awal yang bisa timbul karena penyakit cacingan ini adalah diare, sakit perut, mual, muntah, dan kelelahan. Cacing dalam daging babi yang masuk ke dalam tubuh Anda juga bisa berkembang biak, menghasilkan larva yang bisa memasuki aliran darah Anda. Kemudian, Anda bisa mengalami sakit kepala, demam tinggi, nyeri otot, dan lainnya.

Tak hanya itu, daging babi juga kadang membawa virus hepatitis E. Bahayanya, virus ini tak hanya dapat menyebabkan komplikasi serius, tapi juga kematian. Daging babi yang tidak bersih saat pengolahan lebih rentan membawa virus ini. (and)