Sungai Kalianak Tak Miliki Fungsi Akibat Tumpukan Sampah Warga

Foto : Pengerukan Sungai(DOC)

Surabaya,(DOC) – Tumpukan sampah terlihat memenuhi sungai Kalianak yang diduga dibuang oleh 600 kepala keluarga(KK) diwilayah perkampungan tersebut.

Akibatnya fungsi sungai untuk saluran tak bisa maksimal dan bahkan memicu terjadinya bahaya banjir.

Pemandangan tak sedap ini membuat miris salah satu anggota Komisi A DPRD kota Surabaya, Pertiwi Ayu Khrisna yang melihatnya langsung saat melakukan reses dengan warga Kalianak Timur, kelurahan Morokrembangan, kecamatan Krembangan Surabaya, Kamis(1/2/2018) malam.

Ketua Fraksi Golkar tersebut, menyatakan, diduga sampah – sampah itu sengaja di buang, lantaran selama ini warga tak punya bak sampah.

“Saat reses saya juga menyinggung persoalan sampah itu dan memang benar 50 persen warga membuang sampah ke sungai, karena tak memiliki bak sampah. Untuk itu hasil reses ini saya akan ajukan lagi ke Pemkot,” ungkapnya.

Di perkampungan Kalianak timur Morokrembangan ini, lanjut Ayu, dihuni oleh 600 KK yang terbagi dari 6 RT.

Menurut dia, seharunya pemberian bantuan bak sampah sudah ter-realisasi pada tahun 2017 lalu. Mengingat sebelumnya warga telah mengajukannya lewat musyawarah rencana pembangunan (Musrembang) pada tahun 2016. Namun sayangnya hingga kini bantuan itu tak pernah terwujud.

“Sekarang kita ajukan lagi agar warga tak lagi membuang sampah di sungai yang mengganggu fungsi saluran,” tandas Ayu.

foto : Pertiwi Ayu Krisna

Dengan fakta tersebut, dirinya menilai bahwa Pemkot Surabaya tebang pilih dalam menjaga kebersihan dan menata kawasan perkotaan. Bahkan kawasan pinggiran kota hampir tak diperhatikan.

“Selama ini hanya kawasan pusat kota saja yang ditata bagus. Kawasan pinggiran kota jarang diperhatikan, sampai-sampai sungai dijadikan tempat pembuangan sampah oleh warganya,” pungkasnya Ayu.

Selain sampah, reses juga membahas keberadaan bangunan liar di sekitar Kalianak Surabaya.(fe/r7)