Suporter Indonesia Tuntut Jaminan Kemanan Atau Tunda Pertandingan

Kuala Lumpur, (DOC) – Beredarnya tayangan video you tube pada 27 November 2012 tentang “ejekan” suporter Malaysia terhadap timnas Indonesia, dalam Piala AFF di Kuala Lumpur pekan ini, saat tim Singapura menggerus Malaysia 3-0, pada pertandingan Minggu (25/11/2012) lalu, membuat kuatir KNPI Cabang Malaysia yang memprediksi akan terjadinya kerusuhan saat timnas Indonesia berhadapan dengan Malaysia pada Sabtu (01/12/2012) besok.
Suasana memanas hingga adu fisik antar pendukung, kemungkinan bisa terjadi di dalam maupun di luar stadion Bukit Jalil Malaysia, akibat tayangan video provokatif, suporter Ultras Malaysia yang berdurasi 1 menit 48 menit, berjudul “Malaysia Injak Harga Diri Indonesia di Bukit Jalil”..
Sekretaris Jenderal Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Malaysia, Tengku Adnan dalam keterangan persnya, meminta jaminan keamanan kedua Suporter pendukung masing-masing tim. Bila tidak ada jaminan maka, sebaiknya pertandingan di tunda atau di pindah ke negara lain.
“tempat pertandingan dipindahkan ke negara lain, atau pertandingan ditunda sampai suasana kondusif, atau pertandingan dilakukan tanpa suporter kedua tim, jika tidak ada jaminan”kata Adnan.
Permintaan ini memang tidak berlebihan, karena pada pertandingan pertama saat Indonesia melawan Laos, (25/11/2012) lalu, sekitar 15 anggota Bonek dan LA Mania menjadi bulan-bulanan Ultras Malaysia. Sedangkan pada saat Indonesia melawan Singapura, beberapa suporter Indonesia, termasuk Sagir Alva ketua KNPI dan bendaharanya Dian Saputra Sembiring, kembali menjadi korban pengeroyokan suporter tuan rumah. Hal ini jelas membuat panas suasana para suporter kedua belah tim yang akan bertanding nanti.
Adnan menambahkan, pihaknya meminta seluruh pendukung Timnas Garuda di Malaysia agar tetap tenang dan tidak terprovokasi. “Sebagai bangsa beradab, saya yakin pendukung Timnas Indonesia tetap menjaga nilai sportivitas olahraga,” imbau Adnan (ris/r-7)