Suporter Ricuh, Gubernur Jatim Diminta Turun Tangan

Tidak ada komentar 247 views

Surabaya – Kericuhan antar suporter sepak bola saat laga Gresik United melawan Arema Malang, Kamis kemarin menyulut keprihatinan anggota DPRD Surabaya. Pasalnya, dampak  kericuhan satu orang superter beratribut Bonek meninggal dunia. Ketua Komisi D DPRD Surabaya, Baktiono, Jumat (8/3/2013)  mengharapkan, Gubernur Jawa timur turun tangan guna menciptakan iklim kondusif dengan melibatkan bupati – walikota beberapa daerah dan coordinator supporter. Pasalnya, perseteruan antar superter di Jawa Timur telah berlangsung cukup  lama. Ia khawatir, kondisi tersebut jika dibiarkan bisa menimbulkan konflik horizontal.

“Perseteruan superter Malang dan Surabaya tidak bisa dianggap enteng. Saya kuatir bisa merambat hingga terjadi konflik horizontal yang diakibatkan disintegrasi” ujar anggota dewan yang sudah menjabat tiga periode ini.

Baktiono menambahkan, untuk meredam polemic antar suporter, pihaknya meminta pembinaan dilakukan secara intensif. Pemkot Surabaya melalui Dinas pemuda dan olahraga serta badan Pemberdayaan Masyarakat menurut anggota Fraksi PDIP ini bisa mengalokasikan dana untuk membina parea supporter tersebut.

“Ini kan menyangkut massa yang besar. Makanya perlu pembinaan. Dispora atau Bapemas bisa mengalokasikan anggran untuk itu” tegasnya. (K-4)