Surabaya Juang, Tanamkan Nilai Kebangsaan

 Featured, Peristiwa

Surabaya (DOC) – Surabaya Juang, kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari pahlawan,  tahun ini dikemas berbeda dari tahun sebelumnya. Ketua pelaksana Peringatan Hari pahlawan, Herry Lentho, Rabu (31/10)  mengungkapkan, jika sebelumnya lebih banyak bersifat seremonial, pada tahun keempat Surabaya juang yang mengusung tema studi bangsa ini dirancang untuk membekali generasi yang akan datang memiliki jiwa kepahlawanan dan kebangsaan yang tangguh.”Mengapa kita ambil tema studi bangsa, supaya peringatan tidak hanya seremoni saja, namun sekaligus menanamkan nilai kebangsaan pada generasi mendatang” jelasnya.

Ia menambahkan, selama 67 tahun memperingati Hari pahlawan,seakan tidak ada makna yang bsia  diaktualisasiakan dalam kehidupan bermasyarakat.” Sejak dulu kita peringati Hari pahlawan, ternyata masih banyak tawuran, korupsi sepertinya hanya sebatas ritual seremonial” imbuh Seniman Surabaya ini

Sementara itu, Maulisa Nurusia Kabid kebudayaan Dinas pariwisata dan kebudayaan Surabaya menambahkan, dalam study bangsa, semua program diorientasikan  sebagai media belajar bagi anak muda tentang spirit Surabaya kota pahlawan. Para siswa yang mengikuti studi tour kejuangan dna kebangsaan diajak keliling mengunjungi tempat-tempat sejarah.” Supaya anak-anak tahu  Plampitan Pandean,  Peneleh situs tempatnya tokoh nasional. Ini bukti HOS Cokro aminoto, Semaun, Karto suwiryo dan Bung karno pernah tinggal  di Surabaya” katanya.

Peringatan Hari Pahlawan mulai digelar sejak 27 Oktober hingga 10 Nopember. Beragam kegiatan yang diselenggarakan, selain Study Tour Kejuangan dan Kebangsaan, Sekolah Kebangsaan, Surabaya Membara , Parade Surabaya Juang, serta pemutaran film  documenter 100 tahun Bung Karno yang secara serentak dilaksanakan 9 – 10 Nopember di seluruh sekolah se-surabaya dan pada waktu yang bersamaan seluruh pegawai di lingkungan pemerintah kota Surabaya, plaza , perhotelan dan restoran dihimbau memakai pakaian perjuangan. Pada upacara perngatan hari pahlawan, 10 nopember, Pk. 09.00 WIB pemerintah kota Surabaya menghimbau masyarakat menghentikan aktifitasnya sejenak guna mengheningkan cipta selama 60 detik. Disamping itu, seluruh tempat ibadah diharapkan membunyikan bedug, lonceng dan lain-lain bersamaan dengan bunyi sirine yang dari balai kota Surabaya. (K-4)