Surabaya Tambah Rumah Pompa Baru

Tidak ada komentar 152 views

Surabaya, (DOC) – Tahun 2013, Pemkot Surabaya telah mengalokasikan penambahan anggaran untuk mengatasi persoalan banjir di Surabaya. Penambahan anggaran tersebut terutama untuk pengadaan rumah pompa baru di sejumlah lokasi di Surabaya.

Ada 4 rumah pompa yang bakal dibangun di tahun 2013 ini. Keempat pompa itu akan ditempatkan di Medokan Ayu, Kenjeran lama dan Ken park serta Jambangan.

Menurut Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan  Surabaya Erna Purnawati, dari empat pompa baru tersebut, satu diantaranya didanai oleh APBD 2013 sebesar Rp15 milliar, sementara sisanya anggaran dari APBN.

Dengan penambahan itu maka jumlah rumah pompa di Surabaya mencapai 50 buah dengan kemampuan sedot air salah satu lokasi mencapai 9 kubik per detik. Lebih lanjut Erna Purnawati menyatakan keberadaan pompa yang ada, sedikit banyak bakal berdampak pada semakin berkurangnya lama maupun tinggi genangan yang terjadi di sejumlah tempat saat kapasitas air meningkat.

“Insya Allah ada dampaknya mengurangi banyak genangan, karena posisi pompa persis di tepi pantai sehingga keberadaannya benar-benar dibutuhkan,” ujar Erna.

Sementara itu menyinggung kondisi banjir yang masih terjadi hingga saat ini, menurut Erna sudah relatif tertangani. Indikasinya, kawasan Mayjend Sungkono yang sudah relatif tidak terjadi genangan banjir yang parah. Hal ini setelah ada upaya membuat sudetan di jalur lewatnya air di belakang perumahan Darmo Hill, untuk mengurangi beban luberan air di Mayjend Sungkono. Erna optimis kawasan itu kedepan bakal bebas dari banjir.

“Saya mendapat laporan hujan deras beberapa hari lalu kawasan Mayjend Sungkono tetap clear, kita sudah membuat shortcut di belakang Ciputra World dan Darmo Hill sehingga beban saluran di Mayjend Sungkono tak terlalu berat. Selama ini limpahan air dari Dukuh Pakis dan sekitarnya menuju ke Mayjend Sungkono, akibatnya seperti tampungan air. Tapi sekarang beban sudah relatif berkurang, tinggal tahun depan kita juga akan buat sudetan lagi di sisi utara agar beban Mayjend Sungkono semakin berkurang,” beber Erna. (k5/r4)