Surat Untuk Presiden di Layangkan Oleh Para PSK Dolly

Tidak ada komentar 115 views

Surabaya,(DOC) – Warga lokakisasi Dolly dan Jarak tak henti – hentinya melakukan gerakan penolakan penutupan yang direncanakan akan digelar oleh Pemerintah Kota Surabaya pada 18 Juni 2014 mendatang.
Kali ini,Kamis (05/06/2014) sebanyak 1000 lebih PSK lokalisasi dolly dan Jarak menggelar aksi menulis untuk Presiden.
Bertempat di gang Dolly Surabaya ribuan PSK tersebut duduk di jalan dengan beralaskan koran. Para PSK tampak antusias menulis diatas kertas tentang suara hatinya menghadapi rencana penutupan. Terik matahari nampaknya tak dihiraukan oleh para PSK dalam upaya untuk mempertahankan penghidupannya.
Usai membuat tulisan tentang suara hati, beberapa PSK didaulat untuk membacakan hasil tulisannya di depan teman – temanya sesama PSK.
“Pak Presiden kami ingin anda mendengar suara kami, karena disini suara kami sudah tidak didengar oleh Walikota. Kami ini hanya ingin mencari biaya hidup, tidak lebih. Kami mohon bapak lebih bijaksana mendengar jeritan hati kami,” ujar seorang PSK.
Sementara itu, Juantoro humas FPL mengatakan bahwa aksi ini ditujukan untuk menarik perhatian presiden atas apa yang saat ini terjadi di lokalisasi Dolly dan Jarak.
“Tulisan ini akan kita kirim kepada Presiden dan Komnasham, agar tahu kondisi lokalisasi yang sebenarnya,” ujar Juantoro.
Saat dikonfirmasi apakah Pemerintah Kota juga akan dikirimi hasil karya para PSK, dengan tegas Juantoro mengatakan tidak.
“Kita tidak akan mengirimkan ini kepada Pemkot dan Walikota,karena akan sia – sia. Selama ini Walikota tidak mau mendengar kami, dan kami juga tidak akan memperdulikan juga,” imbuhnya.
Juantoro menambahkan bahwa tak hanya PSK Dolly dan Jarak saja yang ikut dalam aksi ini, tercatat ada perwakilan PSK Sememi,Bangunsari dan Tambak Asri yang ikut dalam aksi ‘surat untuk Presiden’ kali ini.
“Semua PSK yang ada di Surabaya ikut dalam aksi ini,sebagai bentuk penolakan atas kesewenang – wenangan Pemerintah Kota Surabaya,” pungkasnya.(r7)