Tak Kantongi Izin, Komisi A Adili Managemen Paradiso

Tidak ada komentar 215 views

Surabaya,(DOC) – Diketahui tak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB), pemilik karaoke Paradiso, dipanggil Komisi A DPRD Surabaya. Selain pihak pengelola, pihak pemkot juga hadir untuk mengklarifikasi kebenarannya.
Menurut Senior Manager King Group Dwi Heri Mustika, pihaknya memiliki IMB yang dipersoalkan sejak beberapa tahun lalu. Bahkan pihaknya juga memiliki Izin Gangguan (HO).
“Memang kalau untuk izin hiburan ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, kami belum punya, tapi masih dalam proses pengurusan. Tapi anehnya, kenapa kok di dalam undangan yang saya terima dari DPRD tertulis bahwa karaoke Paradiso tidak punya IMB. Nomor pada alamat yang ditujukan juga salah, padahal nomor tempat kami 268, di undangan tertulis 168,” jelas Dwi Heri, Senin(19/5/2014).

Sementara itu, pihak bagian perizinan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Fauzi M Yos mengakui jika pihak Paradiso sudah mengurus perizinan Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP) melalui Surabaya Single Window (SSW). Dalam waktu sekitar dua hari izin tersebut sudah bisa dikeluarkan.
“Mereka (pihak Paradiso, red), mengurus izin paketan. Jadi mulai dari IMB, sampai HO. Untuk HO masuknya tanggal 28 April keluar tanggal 14 Mei. Dan mereka juga memasukan TDUP tanggal 16 Mei, dan sekarang sedang kami proses. Mungkin satu sampai dua hari sudah selesai,” jelas Fauzi.
Sayangnya, walau sudah mengantongi beberapa izin, pihak Komisi A DPRD Surabaya, meminta tempat itu ditutup sementara sampai izin rampung. Hal ini tentu saja dirasa tidak adil, karena tak sedikit tempat hiburan di Surabaya yang belum mengantongi izin, tapi dibiarkan buka. Seperti yang ada di kawasan Pandegiling, walau sudah direkom tutup, tapi tempat itu tetap buka. Sementara eksekutif dan legislatif tak bisa berbuat apa-apa alias takut bertindak tegas.(co/r7)