Tak Peduli Backing, Tim RHU Ancam Tutup Galaxy Pool n Karaoke

Surabaya,(DOC) – Tim Rekreasi Hiburan Umum(RHU) Pemerintah kota(Pemkot) Surabaya untuk yang kesekian kalinya peringatkan Galaxy Pool n Karaoke Jl Pendegiling untuk segera menutup jam operasionalnya sebelum melengkapi syarat perizinan usaha.

Dalam waktu dekat ini, Tim RHU akan melakukan sidak untuk yang ketiga kalinya guna memantau tempat usaha yang kini sudah berubah fungsi.

Seperti pemberitaan sebelumnya, Galaxy Pool n Karaoke Jl Pandegiling yang semula adalah rumah Billiar bagi para atlet KONI kini menyediakan tempat karaoke dewasa beserta wanita pramusaji. Sementara perizin yang dikantongi, masih izin usaha lama.

“Regulasi memang harus ditegakkan sehingga kita akan turun lagi untuk memantau apakah sudah tutup atau tidak,”jelas Sumarno Koordinator Tim RHU saat dihubungi, Kamis(13/3/2014).

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Bakesbang Linmas kota Surabaya ini juga tidak akan memperdulikan siapa backing usaha Galaxy Pool n Karaoke tersebut. Jika bersalah dan tidak patuh pada regulasi, Ia menambahkan, maka harus ditindak.

“Tak problem pejabat mana yang backingi. kita hanya menegakkan regulasi yang harus dipatuhi. Kalo semua izin lengkap, terus ada backing pejabat, kan sah saja,”tegasnya.

Galaxy Pool n Karaoke ini memang tergolong pengusaha bandel terhadap teguran yang disampaikan oleh Pemkot Surabaya. Karena sudah 2 kali di sidak oleh Satpol PP kota Surabaya, pihak managemen tetap membuka jam opersionalnya.
Sumarno menyatakan, Sebenarnya tidak sulit mengurus izin usaha bagi Galaxy Pool n Karaoke ke instansi terkat, mengingat sebelumnya, pihak managemen juga pernah mengurus izin usaha berupa rumah billiar.
Sumarno mengaku heran, kenapa hingga kini Galaxy Pool n Karaoke belum juga mengurus izin usaha yang telah berubah fungsi.

“Wong ngurusnya lho tidak sulit, apalagi pernah mengurusnya. Entah kalo alasan pihak managemen tidak mengurus izin untuk menghindari pajak. Padahal pajak itu adalah konsekwensi dari sebuah jenis usaha,” katanya.(r7)