Target Juara Umum PON 2016, KONI Jatim Ajukan Anggaran Rp 188 M

Surabaya, (DOC) – KONI Jatim mengajukan anggaran sebesar Rp 188 miliar ke DPRD Jatim pada TA 2014 untuk digunakan operasional Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) demi mengejar target juara umum PON 2016.
Anggaran yang diajukan tersebut naik 100 persen bila dibandingkan dengan anggaran yang diajukan KONI di tahun 2013 yakni sebesar Rp 88,5 miliar.
“Kita mengajukan untuk TA 2014 sebesar Rp.188 miliar. Nilai itu kita ajukan karena target kita juara umum. Kita juga tanya ke anggota dewan, apakah masih ingin Jatim menjadi juara umum PON 2016,” kata Ketua Umum KONI Jatim, Erlangga Satriagung, kemarin.
Diakui Erlangga bahwa ada kenaikan sebesar 100 persen dari tahun 2013 ke tahun 2014. Hal ini dikarenakan untuk mencetak juara atau menjadi juara umum tidak bisa dilakukan secara instan, apalagi Puslatda kali ini metodenya baru dengan berbasis iptek.
Tidak hanya itu, ia juga bekerjasama dengan pihak Australia Barat.
Anggaran yang diajukan oleh KONI Jatim tersebut termasuk wajar, bila dibandingkan dengan daerah lain seperti DKI dan Jawa Barat. Anggaran Puslatda Jatim kali ini diperkirakan masih dibawah anggaran dari kedua daerah tersebut. Sebagai gambaran, di PON Riau 2012, anggaran DKI yang berhasil menjadi juara umum mencapai Rp 520 miliar. Sedangkan Jawa Barat yang menempati posisi runner up, anggarannya mencapai Rp 350 miliar. “Jadi bisa dilihat seberapa besar anggaran daerah lain dibandingkan kita,” ungkap Erlangga.
Lebih lanjut Erlangga memaparkan kerjasama dengan pihak Australia Barat tersebut bertujuan merealisasikan target merebut juara umum di PON 2016 mendatang. Pihak Australia dalam hal ini bakal memback up Jawa Timur dalam persiapannya menghadapi PON.
“Tim dari Australia akan datang ke Jawa Timur, sekitar Oktober. Kedatangannya untuk melihat kondisi atlet yang sudah lolos seleksi serta memetakan kondisinya,” ujar Erlangga. (r12/r4)