Terlalu Mahal, DPRD Jatim Minta Tarif Tol Sumo Direvisi

Surabaya (DOC) – Tarif Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) yang telah disahkan oleh pemerintah mendapat kritik dari Komisi D DPRD Jawa Timur. Pasalnya, tarif tol tersebut dinilai terlalu mahal.

Anggota Komisi D Samwil, mendesak Kementerian PUPR Marga merevisi tarif tol Sumo yang dari Surabaya-Madiun mencapai Rp60.000 yang dianggap terlalu mahal. Hal tersebut dianggap wakil rakyat sangat mahal dan mencekik masyarakat ditengah perekonomian yang belum stabil.

Politisi asal Partai Demokrat ini mempertanyakan tingginya tarif tol Sumo. Padahal keberadaan tol tersebut untuk membantu mengirit waktu dan bahan bakar. Dengan begitu harga pangan dan pertanian yang diambil di wilayah selatan Jatim harganya sangat bersaing dan murah.

“Tapi mengapa tarif tolnya sangat mahal dan tentunya sangat membebani pelaku usaha yang memanfaatkan tol tersebut untuk transportasi,” paparnya, Kamis (28/12/2017).

Hal senada juga diungkapkan anggota Komisi D, Achmad Heri. Ia menegaskan jika tarif yang telah ditetapkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, sangatlah mahal dan sangat membebani masyarakat.

Padahal yang utama dibangunnya tol untuk membantu masyarakat pelaku ekonomi, karena dapat mempersingkat waktu sekitar 2 jam. Namun mengapa pemberlakuan tarif tol sangat mencekik leher masyarakat.

“Untuk itu kami minta tarif tol direvisi, agar masyarakat tidak terbebani. Dan dalam waktu dekat ini kami akan menghadap Kementrian PUPR untuk mempertanyakan tingginya tarif tolzsumi khususnya Surabaya-Madiun,” tegas politisi asal Partai Nasdem ini.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Bina Marga Jatim Gatot Sulistyo Hadi menyampaikan pemerintah pusat telah menetapkan tarif Tol Sumo dan sudah mengeluarkan SK kementerian. Tarif akan berlaku setelah seminggu pengeratisan tarif tol pasca diresmikan.

Ditambahkan Gatot, tarif ini ditetapkan sudah sesuai dengan rencana kenaikan tarif tol, sehingga tarif Tol Sumo ini sudah fix dan tidak akan mengalami kenaikan.
Hitungan yang dipakai adalah 1.050 per kilometernya. Sehingga tarif Tol Sumo untuk sistem terbuka mulai angka Rp2.500 untuk kendaraan golongan 1 sampai dengan 21 ribu untuk kendaraan golongan 5. Sedangkan untuk sistem tertutup tarif mulai Rp5.500 untuk kendaraan golongan 1 sampai dengan 86.500 untuk kendaraan golongan 5.

Gatot menambahkan untuk saat ini arus kendaraan yang melintasi Tol Sumo memang masih terbilang landai karena memang masih banyak masyarakat yang belum mengetahui sudah beroperasionalnya tol surabaya-Mojokerto ini.

Tapi pihaknya yakin arus kendaraan yang melewati tol sumo akan terus mengalami peningkatan dikarenakan dengan adanya tol sumo ini tidak hanya mampu menekan biaya transportasi tapi dari segi waktu pun bisa lebih efesien. (bah)