Tiga Anggota DPRD Surabaya Mundur

Tidak ada komentar 210 views

Surabaya (DOC) – Setelah sempat terancam tidak lolos daftar calon anggota legislatif sementara (DCS), tiga anggota DPRD Surabaya yang memutuskan maju lewat partai lain, yaitu Imanuel Fredrik Lumoindong, Camelia Habibah, serta Rio Pattiselanno, akhirnya bisa berbafas lega. Hal itu setelah ketiganya mengajukan surat pengunduran dari anggota DPRD Surabaya, ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya.

“Berdasarkan data yang diterima KPU, mereka bertiga telah mengajukan pengunduran diri ke KPU,’ terang Anggota KPU Divisi Penyelenggaran Pemilu dan Data, Edward Dewaruci, Minggu (26/5).

Edward Dewaruci menegaskan, sebagai caleg yang bakal maju lewat partai lain, ketiganya memang harus mengajukan surat pengunduran diri dari anggota legislatif sebagai salah satu syarat untuk lolos dalam verifikasi yang dilakukan KPU.

“Tapi, meskipun mereka sudah mengajukan surat pengunduran diri, bukan berarti ketiganya langsung lolos begitu saja,” tandas Teted, sapaan Edward Dewaruci.

Teted menjelaskan, syarat pengajuan pengunduran diri bagi politisi yang memutuskan pindah ke parpol lain memang menjadi bagian penting dalam menentukan kelolosan caleg. Namun hal itu tidak menjadi jaminan lantaran parameter yangh digunakan KPU untuk menentukan lolos tidaknya calon anggota legislatif berdasarkan berbagai pertimbangan dan ukuran.

Terpisah, ketika dikonfirmasi kabar tersebut, Imanuel Fredrik Lumoindong membenarkan bila dirinya telah mengajukan pengunduran diri ke KPU. Kendati demikian, untuk untuk pengajuan pengundurna diri ke DPRD Surabaya hingga kini masih belum ia lakukan.

“Kalau ke KPU sudah saya kirim suratnya. Sedangkan yang ke DPRD masih belum,” ungkap legislator asal partai damai sejkahtera (PDS) yang bakal kembali mencalonkan diri lewat Partai Gerindra ini.

Imanuel Fredrik lumoindong menerangkan, alasan dirinya belum mengirim surat serupa ke DPRD Surabaya lantaran dead lina (batas waktu) penyetoran berkas tersebut masih cukup lama. yaitu tanggal 1 Agustus. Oleh karena itu, dirinya memilih tiudak tergesa-gesa melakukannya.

“Apalagi, pengumuman DCT kan masah lama,” cetus pria yng juga menjadi anggota Komisi A (hukum dan pemerintahan) DPRD Surabaya itu.

Sementara itu, Kassubag Perundangan Sekretariat DPRD Surabaya, Emanuel Playtuka, kembali mengingatkan agar bagi calon anggota legislatif yang pindah ke parpo lain segera mengajukan pengudnuran diri ke ketua DPRD Surabaya.

“Sampai saat ini, belum ada surat yang masuk ke sekwan soal pengunduran itu,” ujar Emanuel Playtuka.

Menurut Imanuel Playtuka menegaskan, sesuai dengan paraturan KPU No 7 dan 13 tahun 2013, secara tegas disebutkan bahwa bagi caleg yang pindah partai diminta unutk mengundurkan diri di sisa masa jabatanya. Oleh karena itu, dirinya berharap ketiga politisi tersebut segera mengajukannya agar bisa langsung diproses oleh sekwan.

“Kalau untuk pak Simon (Wakil Ketua Komisi C, red) si sudah tidak ada masalah. Sebab beliau batal mencalonkan diri lewat partai lain, dan lebih memilih melanjutkan tugasnya sampai periodenya habis,” beber elman, sapaan Imanuel Playtuka.(k1/r3)