Tiga Pasien Diduga MERS Dirawat di RSHS Bandung

Tidak ada komentar 93 views

Bandung, (DOC) – Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung merawat tiga pasien diduga suspect virus MERS atau yang bisa dikenal flu unta. Pasien tersebut baru saja melakukan ibadah umroh di Arab Saudi.
Mereka adalah E (51) R (60) dan A (51). Saat ini para pasien menjalani isolasi di Ruang Flamboyan. “Untuk E ini beliau baru masuk ke ruangan kemarin sehingga kami belum pastikan hasilnya seperti apa,” kata Kepala Humas RSHS dr Nurul Wulandhani di RSHS Bandung, Kamis (8/5/2014).
E yang datang ke rumah sakit pelat merah ini datang dalam kondisi stabil namun ada keluhan flu dan batuk. “Tuan E riwayat perjalanan terakhir ke Tanah Suci, maka kami tinjau sesuai prosedur menangani susfect kan memang dikhawatirkan ke arah sana (virus mers),” ungkapnya.
Begitu datang ke RSHS, Tuan E langsung ditangani, dengan dilakukan observasi. Tim dokter telah mengambil sampel opus tenggorokan untuk diperiksa di Balitbangkes Jakarta.
Dia mengaku, hasil uji sampel tersebut bisa diketahui negatif atau positif tidaknya Tuan E terserang virus MERS.
Adapun dua pasiennya lainnya R dan A dinyatakan negatif. “Tapi semua pasien masih dalam perawatan,” jelasnya. Dua pasien merupakan rujukan dari Rumah Sakit Daerah (RSUD) Majalaya, Kabupaten Bandung dan RSUD Ujungberung.
Meski masih ada keluhan flu dan batuk kondisi keduanya sudah stabil. “Tapi dapat dipastikan hasil pengujian sampel mereka negatif virus mers,” terangnya.
Virus mers sendiri lanjut dia, merupakan virus invluenza yang ditularkan dari unta kepada manusia. Sejauh ini belum diketahui adanya penularan virus mers dari manusia ke manusia.
Secara prosedur virus MERS sambung menggunakan penanganan yang sama dengan flu burung (H5N1). Pusat perawatan dilakukan di Ruang Flamboyan, ruang yang biasa dijadikan perawatan untuk kasus susfect.
“Ini sama seperti flu lainnya, kita juga kerahkan tim seperti dokter yang menangani flu burung,” tandasnya. (lpt/r4)