Tiga Ribu Pelajar Surabaya Cetak Prestasi

Tidak ada komentar 182 views

Surabaya, (DOC) – Besarnya perhatian Pemkot Surabaya terhadap dunia pendidikan tidak hanya ditunjukkan dalam bentuk bantuan operasional saja. Namun juga pemberian penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi. Seperti yang terlihat di taman surya pada Sabtu (15/2/2014) dalam acara Adisiswa Fiesta 2014.
Kepala Dinas Pendidikan (dispendik) Surabaya, Ikhsan, mengatakan, Adisiswa Fiesta merupakan agenda tahunan yang digagas dispendik guna mengapresiasi siswa berprestasi. Tahun ini sedikitnya tiga ribu lebih pelajar mendapat undangan untuk menerima penghargaan simbolik dari Walikota Surabaya. Itu karena mereka berhasil mencetak prestasi membanggakan baik di tingkat kota, propinsi, nasional, bahkan internasional.
Menurut Ikhsan, angka tersebut meningkat dari tahun lalu yang berkisar dua ribuan. “Makanya kali ini kami menggelar acara ini secara outdoor karena siswa berprestasi semakin bertambah banyak jumlahnya,” terang mantan Kepala Bapemas dan KB ini. Tiga ribu siswa penerima penghargaan Adisiswa Fiesta 2014 merupakan akumulasi dari tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK.
Dikatakan Ikhsan, salah satu tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk membuka ruang partisipasi dan peran serta pelajar dalam percepatan visi misi pendidikan Kota Surabaya, yaitu menjadikan Surabaya sebagai barometer pendidikan Nasional. Di samping, untuk memotivasi jiwa kompetisi dalam diri pelajar supaya tidak kalah dengan teman-teman sebayanya dalam hal mencetak prestasi. “Harapannya, semoga prestasi yang diraih dapat menjalar ke semua siswa Surabaya,” imbuhnya.
Sementara Walikota Surabaya Tri Rismaharini yang hadir didampingi Wakil Walikota Wisnu Sakti Buana dan Sekretaris Daerah Hendro Gunawan, mengatakan bahwa mencetak generasi emas pelajar berprestasi merupakan fokus utama Pemkot Surabaya. Hal itu tidak lain juga berkaitan dengan mulai berlakunya ASEAN Free Trade Agreement (AFTA) atau perjanjian perdagangan bebas ASEAN pada tahun depan.
Nah, menurut Risma -sapaan Tri Rismaharini- salah satu strategi menyongsong AFTA yakni dengan mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) sebaik-baiknya. Dengan demikian, SDM Kota Pahlawan akan mampu berbicara banyak menghadapi persaingan bebas. “Kalian harus tunjukkan bahwa anak-anak Surabaya juga mampu berprestasi. Kalian tidak akan kalah dari anak-anak luar negeri,” ujarnya memotivasi.
Pada kesempatan itu, walikota juga membuka wawasan para pelajar tentang industri kreatif. Pasalnya, kaum muda punya peluang besar jika berkecimpung dalam jenis usaha tersebut. Mereka punya kekuatan dalam hal inovasi dan kreasi. Tidak sedikit usaha kreatif di Surabaya yang berawal dari komunitas pemuda.
“Saya ingin melihat ke depan ada banyak industri kreatif bermunculan di kota ini. Dan yang bisa melakukan itu di masa mendatang siapa lagi kalau bukan para pelajar sekarang ini. Marilah mulai sekarang kita mempersiapkan diri. Jauhi hal-hal negatif yang tidak perlu, lebih baik fokus gapai cita-cita,” tutur Risma.
Acara Adisiswa Fiesta 2014 dikemas sangat menarik. Berbagai tampilan menarik seperti tari-tarian, musik, dan pertunjukan komunitas mewarnai rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir. Di sela-sela acara dilakukan pembacaan deklarasi pelajar Surabaya yang intinya menyatakan komitmen anti-tawuran dan perang terhadap narkoba. (r4)