Tingkatkan Kapasitas Produksi PDAM Investasi Rp 520 miliar, Target Layanan Zero TDA

foto : suasana press gathering media di Umbulan Pasuruan

Surabaya,(DOC) – Upaya untuk meningkatkan jumlah pelanggan di Surabaya hingga nol persen atau zero TDA(tidak dapat air) terus dilakukan oleh PDAM Surya Sembada.

Salah satunya dengan melakukan investasi senilai Rp 520 miliar yang digunakan untuk peningkatan kapasitas produksi dengan cara menambah beberapa pompa suplai air dan peralatan lainnya.

Direktur Utama PDAM Surya Sembada kota Surabaya, Mujiaman Sukirno mengatakan, pada tahun 2018 kapasitas produksi air akan ditambah 1.110 liter per detik. Saat ini produksi air masih 11.100 liter per detik.

Diharapkan dengan adanya kapasitas tambahan itu maka, cakupan pelanggan bisa meningkat dan pelayanan terhadap kebutuhan air bersih tercukupi.

“Kami optimis dengan investasi tersebut karena saat PDAM Surya Sembada jadi BUMD yang untung,” katanya, saat press gathering di sumber air Umbulan Pasuruan Jawa Timur, Kamis(14/12/2017).

Dia mengungkapkan, saat ini jumlah pelanggan PDAM Surya Sembada sebanyak 567.819 sambungan rumah. Jumlah tersebut sudah mencakup 96,49 persen. Ditargetkan pada 2018 nanti cakupan layanan sudah mencapai seratus persen. “Kami terus bekerja keras untuk mewujudkannya,” ujarnya.

Menurutnya, PDAM juga terus berupaya untuk menekan tingkat kehilangan air yang masih mencapai 25 persen. Seluruh karyawan PDAM juga digenjot agar hal tersebut bis tercapai sehingga akan mendapatkan laba yang nantinya akan dikembalikan lagi untuk peningkatan layanan. “Kita tidak akan membebani masyarakat dengan menaikkan tarif PDAM. Tetapi kita harus kreatif menciptakan peluang dan inovasi yang tepat,” jelasnya.

Dia menegaskan, pendapatan PDAM tiap bulannya saat ini rata-rata mencapai sekitar Rp 60 miliar. Jumlah tersebut tercapai karena peningkatan pelanggan serta kapasitas air yang mencukupi untuk mensuplai kemampuan air ke sambungan rumah. Termasuk dengan membantu Sidoarjo, Gresik dan Pasuruan untuk kebutuhan airnya. “Poinnya adalah kapasitas produksi yang terus ditingkatkan,” terangnya.

Pada 2018, imbuhnya, PDAM juga akan menggunakan serta menambah jaringan pipa untuk kebutuhan saluran air yang tepat dan cepat. Terutama untuk jaringan pipa dari sumber air Umbulan di Pasuruan menuju Surabaya. Jaringan pipa yang usianya sudah puluhan tahun tersebut masih bisa digunakan dengan maksimal. “Sudah kami lakukan cek kondisinya masih baik,” pungkasnya.(rob/r7)