TPA Sante Dua Minggu Terbakar

Tidak ada komentar 202 views

Klungkung, (DOC) – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sente, di Desa Pikat Kecamatan Dawan, sejak dua minggu lalu mengalami kebakaran yang tiada henti. Dari kebakaran TPA ini, asapnya mengepul bahkan sampai ke radius 1 km. Bahkan kepulan asap ini sampai ke Banjar Sente dan menyebarkan bau kurang sedap. Tidak saja sampah yang terbakar, namun, pagar kayu yang dibangun swadaya masyarakat setempat sepanjang 100 meter juga ludes terbakar, akibatnya tanaman warga juga ikut terbakar dan layu.
“Yang rusak umumnya adalah tanaman pisang, sedangkan pohon kelapa juga ada yang layu,” ujar Warga Sente, Wayan Sangkrib, Kamis (10/4/2014). Menurutnya, Asapnya membesar sejak dua minggu lalu, bahkan kadang-kadang asapnya sampai ke Banjar Sente kalau anginnya berhembus ke Banjar Sente. “Kalau pas anginnya berhembus ke arah timur, maka banjar Sente terkena asap. Kalau pas yang terbakar sampah plastik, maka baunya sangat tidak sedap.
Sementara warga lainnya, Kadek Sente mengaku terganggu dengan kondisi asap yang menyebar utamanya pada malam hari. Dimana, asap makin banyak dan turun ke perkampungan warga setempat.
Kadis Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Klungkung, Nyoman Rahayu mengakui kalau TPA Sente sudah mengalami kebakaran sejak beberapa hari lalu. “Ya betul, mengalami kebakaran sejak beberapa hari lalu. Sudah kami upayakan dengan menyiran dengan air,” terang Nyoman Rahayu.
Disisi lain jalan keluar yang bakal dilakukan adalah mengirimkan sampah ke TPA Regional Bangli. Sedangkan saat ini sampah warga Klungkung masih dibuang ke TPA Sente. Dijelaskannya juga, pada sisi utara TPA Sente masih ada space untuk membuang sampah, namun karena truk sampah tidak bisa masuk ke lokasi dan terhambat oleh asap, maka sampah tidak bisa dibuang sampai ke sisi utara. “Sisi utara masih ada ruang, namun alat berat tidak bisa masuk, karena sampah sudah meluber sampai di pintu masuk,” terangnya lagi. kedepannya bila api sudah bisa dipadamkan, maka sampah akan didorong ke sisi utara agar TPA bisa menerima sampah warga lagi. (bd/r4)