TPS Pasar Turi Tak Selesai Dibangun Tahun Ini

Tidak ada komentar 165 views

Surabaya, (DOC)- Kendati pemerintah kota (pemkot) Surabaya sudah menganggarkan alokasi pembangunan tempat penampungan sementara (TPS) melalui perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Surabaya tahun 2012, ternyata tidak ada jaminan TPS yang bakal dibangunan selesai tahun ini.

Menurut Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, untuk pembangunan TPS Pasar Turi alokasi anggaranya sudah dihitung. Bahkan beberapa mekanisme pengucuran anggarannya sudah dimatangkan. Dimana salah satu caranya adalah melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK).

“Tapi itu tidak semua sebaba jika semua lewat PAK maka waktunya yang tidak mencukupi,” jelas Tri Rismaharini.

Tri Rismahari menerangkan, untuk pengucuran anggaran TPS Pasar Turi memang dilakukan secara bertahap.  Selain dilakukan melalui PAK juga melewati Penunjukan Langsung (PL). Kendati demikian, diperkirakan pembangunana tempat penampungan sementara baru akan selesai pada tahun depan.

“Ada dua cara yang akan diajukan tapi untuk langkahnya saya tidak tahu,” ujar Risma.

Risma menjelaskan, saat ini sebenarnya pemerintah kota sudah menyelesaikan tahap pengukuran terhadap lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang akan digunakan. Masalahnya saat ini KAI belum memberikan jawaban atas surat yang dikirimkan walikota.

“Kita sudah mengukur luas (yang akan dipakai TPS), tetapi berapa sewanya belum dijawab oleh KAI,” ujar Risma.

Di sisi lain, pemkot juga masih memiliki tanggungan lain. Yaitu merelokasi pedagang basah yang sebelumnya berjualan di Pasar Turi tahap III ini. Menurut Risma, KAI tidak bersedia jika lahan yang akan dipakai TPS ini nanti menampung pedagang basah.

“Dia (KAI, red) minta pedagang basah tetap tidak mau. Ini PR kita yang harus ditangani juga,” ungkap Risma.

Sementara Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya Simon Lekatompessy mengatakan anggaran pembangunan TPS Pasar Turi yang tertuang di PAK adalah Rp 4 miliar. Anggaran ini sebelumnya diusulkan melalui Komisi C yang membidangi masalah pembangunan.

“Kalau usulan Komisi C kemarin, Rp 4 miliar untuk 580 stan,” kata Simon.

Hanya saja, ia menjelaskan pihaknya tidak tahu menahu jika anggaran yang telah disetujui itu ternyata hanya akan dipakai untuk “nyicil” pembangunan TPS. “Kami kira itu sudah untuk pembangunan keseluruhan, sebab pemeriontah kota hanya mengusulkan anggaran sebesar itu ,” jelas legislator dari Partai Damai Sejahtera (PDS) ini. (K1/R9)