Transportasi Laut Primadona Angkutan Barang

Tidak ada komentar 107 views

Surabaya, (DOC) – Angkutan barang melalui transportasi laut di wilayah Jawa Timur, masih menjadi primadona hingga akhir tahun 2012 lalu. Hal ini bisa dilihat dari meningkatnya sirkulasi petikemas dipelabuhan Tanjung Perak Surabaya, dalam setahun ini.
Secara global di tahun lalu, bongkar muat petikemas di Pelabuhan Tanjung Perak, terealisasi sebanyak 2.849.138 TEU’s, atau meningkat 8% dibanding tahun 2011, yang terealisasi 2.643.518 TEU’s. “Rinciannya, berdasarkan lokasi, di terminal Jamrud, Nilam dan Mirah terealisir 575.892 TEU’s, terminal Berlian terealisasi 909.201 TEU’s dan terminal Petikemas tercapai 1.364.045 TEU’s”, ujar Humas PT Pelabuhan Indonesia III (PERSERO), Edi Priyanto, dikantornya, Selasa(8/01/2013).
Arus bongkar muat petikemas di Pelabuhan Tanjung Perak ditahun 2012 lalu, didominasi oleh asal dan tujuan domestik yang mencapai 55,3%, atau sebanyak 1.576.388 TEU’S. Sementara untuk sisanya 44,7% atau 1.272.750 TEU’s, mempunyai asal dan tujuan Internasional.
Distribusi arus petikemas domestik di Pelabuhan Tanjung Perak didominasi oleh Terminal Berlian (PT BJTI) sebesar 50,9% atau setara dengan 802.219 TEU’s, disusul Terminal Jamrud, Nilam dan Mirah (Konvensional Tanjung Perak) sebesar 36% atau setara dengan 566.927 TEU’s dan Terminal Petikemas (PT TPS) yang hanya mencapai 13,1% atau setara dengan 207.242 TEU’s.
“Tetapi sebaliknya distribusi arus petikemas internasional didominasi oleh Terminal Petikemas (PT TPS) sebesar 90,9% atau setara dengan 1.156.803 TEU’S, disusul Terminal Berlian (PT BJTI) sebesar 8,4% atau setara dengan 106.982 TEU’S dan Terminal Jamrud, Nilam dan Mirah (Konvensional Tanjung Perak) sebesar 0,7% atau setara dengan 8.965 TEU’S”, imbuh Edi. (K8/R7).