Truk Macet di Tengah Rel, Stasiun Rangkasbitung Banten Lumpuh

Truk mogok di tengah rel.

Banten, (DOC) – Aktivitas di Stasiun Rangkasbitung, Banten lumpuh gara-gara sebuah truk pengangkut pasir mogok di tengah rel perlintasan kereta api Citeras-Rangkasbitung, Selasa (7/11/2017). Penumpukan penumpang dan antrean panjang pun terjadi.

Truk bermuatan pasir itu mogok di tengah rel sekira pukul 06.15 WIB hingga pukul 08.00 WIB. Situasi ini membuat operasional Commuter Line jurusan Rangkasbitung-Tanahabang tak bisa beroperasi. Di hari normal, Commuter Line berangkat pukul 06.30 WIB. Ribuan penumpang jurusan Rangkasbitung-Jakarta memadati Stasiun Rangkasbitung.

“Kami sudah satu jam lebih belum bisa diberangkatkan ke Tanahabang karena truk mogok di perlintasan itu,” kata Edi, salah seorang penumpang.

Edi mengaku terpaksa naik angkutan umum lain agar tidak mengalami keterlambatan bekerja di Serpong, Tangerang.

Setiap hari, perlintasan Citeras-Rangkasbitung dilalui truk pengangkut pasir. Kondisi perlintasan juga rusak dan aspalnya berlubang-lubang.

Beruntung, perlintasan kereta api itu berdekatan dengan Stasiun Rangkasbitung sehingga bisa menginformasikan perjalanan kereta.

“Kami tidak bisa membayangkan jika perlintasan itu jauh dengan stasiun,” katanya.

Salah seorang penumpang lain yang hendak ke Stasiun Kebayoran, Abdurohman mengaku kecewa dengan adanya truk mogok di perlintasan Citeras sehingga menghambat perjalanan Commuter Line.

Saat ini dirinya bersama ribuan penumpang menumpuk di Stasiun Rangkasbitung karena belum bisa dioperasikan.

“Kami berharap truk yang mogok di perlintasan itu segera ditarik agar perjalanan Commuter Line berjalan lancar,” katanya.

Petugas Stasiun Rangkasbitung, Yatin membenarkan keterlambatan pengoperasian Commuter Line akibat truk mogok di perlintasan Citeras-Rangkasbitung.

“Kami minta penumpang bersabar,meski terjadi kepadatan karena truk mogok itu sedang dilakukan penarikan,” kata Yatin.(ara/ziz)