Tuntut Profesionalitas Dewan Segera Proses Wawali

Tidak ada komentar 151 views

Surabaya,(DOC) – Fraksi PDIP mengharapkan, seluruh fraksi di DPRD Surabaya segera menjalankan tugasnya memproses pergantian Wakil Walikota (Wawali). Pasalnya menurut Ketua FPDIP, Syaifudin Zuhri, Selasa (3/9) seluruh persyaratan pencalonan telah dipenuhi.

“Semua persyaratan sudah kita penuhi, pansus sudah selesai, tinggal panlih (Panitia Pemilihan). PDIP berharap seluruh fraksi mengirimkan wakilnya” ujarnya.

Berlarut-larutnya pemilihan Wakil walikota Surabaya pengganti Bambang DH terjadi karena empat fraksi, masing-maisng FPG, F-Apkindo, FPKS belum mengirimkan wakilnya dalam pansus pemilihan Wawali. F-PKB sempat mengirimkan wakilnya, namun dicabut kembali karena proses pemilhan wakilnya tanpa koordinasi dengan DPC PKB Surabaya. Sementara, tiga fraksi yang telah mengirim wakilnya, yaitu FPDIP, FPD dan FPDS.

Syaifudin berharap, para koleganya di DPRD bekerja sesuai tupoksinya. Hanya gara-gara proses pemilihan yang berkepanjangan, ia tidak mengharapkan kinerja dewan terganggu dan menjadi sorotan publik.

” Agar teman-teman berlaku secara prosfesional jalankan tugasnya. Wawali kan hak PDIP harus dihargai. Jadi, paling tidak ini tidak memerlukan waktu lama untuk menyelesaikannya” tegasnya.

Anggota Komisi C ini menegaskan, Pansus wawali sama dengan pansus lainnya. Untuk itu ia meng harapkan fraksi lain agar segera mengirimkan wakilnya.

Mengenai tuduhan Armudji anggota FPDIP, yang juga Ketua Komisi A, bahwa Ketua DPRD mengulur pemilihan dengan mengobral kunjungan kerja anggota dewan, Syaifudin menegaskan, hal itu hanya pendapat pribadi.

“Itu pendapat pribadi Armudji. FPDIP menganggap Ketua dewan proaktif dengan menghimbau fraksi lain mengirimkan utusannya” terangnya.

Syaifudin menganggap kunjungan kerja dewan bukan hambatan untuk menggelar pemilihan Wakil Walikota. Pihaknya hanya mempertanyakan komitmen fraksi-fraksi lain dalam menyelesaikan proses pemilihan itu.

“Kunker justru bisa memperkaya informasi dan memberi pemahaman kepada anggota dewan. tapi soal kesungguhan menyelesaikan pilwali ini yang masih menjadi pertanyaan” tegasnya.

Di sisi lain, meski belum terlihat membuahkan hasil, Syaifudin mengaku pihaknya telah melakukan pendekatan dengan fraksi lain.

“Tanggung jawab bukan hanya pada pemegang rekom (Cawawali), namun seluruh anggota fraksi berusaha untuk mendapatkan titik temu” jelas Syaifudin.

Syaifudin memperkirakan, kendati jadwal kunker anggota dewan padat, namun dalam minggu ini persoalan pembentukan panitia pemilihan akan tuntas. (k4/r7)