TV Expresi, TV Pelajar Surabaya

Tidak ada komentar 206 views

Surabaya, (DOC) – Seakan tak ingin ketinggalan dengan stasiun TV dan radio profesional, para pelajar di Surabaya mencoba menjalankan visual radio dan TV streaming online. Menariknya, seluruh operasional TV tersebut murni dikelola pelajar yang masih tercatat duduk di bangku SMK.
TV Expresi. Itulah nama TV komunitas pelajar yang baru saja diresmikan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini di balai kota, Senin (28/10). TV pelajar ternyata tidak sebatas label. Media tersebut benar-benar dibuat oleh pelajar dan untuk pelajar. Semua kru mulai dari kameraman, presenter, floor director, hingga editor berstatus siswa SMK. Namun jangan salah, saat melaksanakan tugasnya, mereka terlihat layaknya kru TV profesional.
Bahkan, saat acara launching di balai kota, TV Expresi ‘berani’ melakukan laporan langsung dengan mewawancarai wali kota. Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Surabaya, Ikhsan menyatakan, nama Expresi sengaja dipilih karena merupakan kepanjangan dari ‘extra prestasi’. Dengan demikian, diharapkan kaum pelajar di Surabaya bisa menunjukkan kreatifitasnya. “Semua kegiatan sekolah bisa ditampilkan di sini,” terangnya.
Ikhsan menambahkan, sebelum benar-benar terjun di dunia broadcast ini, para siswa dibekali dulu dengan materi dari Colour Media Group. Dengan begitu, TV Expresi bisa menghasilkan program-program yang berkualitas. Tentunya, konten yang dihasilkan harus diisi nilai-nilai positif. Kendati bersegmen pelajar, TV online tersebut bisa diakses masyarakat luas. Caranya dengan meng-klik alamat redio.in/expresi.
Wali Kota Tri Rismaharini sangat mengapresiasi terobosan di bidang pendidikan ini. Menurut dia, konsep belajar era modern tidak harus berada dalam kelas. Dengan memanfaatkan media ini, Risma optimis nilai-nilai pelajaran yang ada di sekolah bisa disebarluaskan. “Pelajaran itu bisa dikemas menarik dalam program TV, sehingga anak-anak bisa lebih memahami esensi dari pelajaran itu sendiri,” ujarnya di sela-sela acara.
Risma juga menyatakan dukungan sepenuhnya terhadap operasional TV. Keberanian para pelajar memulai sesuatu yang baru patut diberikan apresiasi. Pada kesempatan itu, wali kota memotivasi para kru TV agar tidak mudah menyerah dalam menggali inovasi. “Bertepatan dengan momen peringatan hari sumpah pemuda ini saya juga mengucapkan selamat kepada seluruh pemuda/pelajar di Surabaya. Semoga inovasi-inovasi terus bermunculan di Surabaya,” katanya.
Sementara Elysa Utari, salah seorang kru mengaku senang dengan mulai beroperasinya TV Expresi. Menurutnya, media tersebut bisa menjadi sarana belajar sebelum nantinya benar-benar berkecimpung di dunia kerja.
Sebagai informasi, jumlah kru TV Expresi total sebanyak 40 siswa SMK. Mereka datang dari beberapa jurusan, diantaranya broadcasting, multimedia, animasi, dan RPL (rekayasa perangkat lunak). “Ke depan kami akan terus memproduksi program-program yang berguna bagi kalangan pelajar,” kata Elysa yang menjabat direktur penyiaran. (r4)