Undang Ustad, Ormas Gelar Sholat Jumat Direruntuhan Masjid Assakinah

foto : suasana sholat Jumat di masjid Assakinah

Surabaya,(DOC) – Meskipun sudah tak berbentuk bangunan, namun masjid Assakinah masih digunakan untuk melaksanakan sholat Jumat oleh organisasi masyarakat (Ormas) yang menolak perobohan masjid satu-satunya yang berdiri di kompleks Balai Pemuda.

Disela-sela reruntuhan puing masjid yang sudah dibersihkan, para jemaah sholat Jumat ini, memanggil ustad untuk memberikan ceramah.

“Ustad Adjie dari Banyuwangi dan Muadzin ustadz Udin,” ungkap Isa Anshori salah satu panitia sholat Jumat dari Komunitas Bambung Runcing Surabaya(KBRS), Jumat(10/11/2017).

Dalam kesempatan itu, khotib menyampaikan pentingnya menyadari hakekat kemanusiaan. Dengan membacakan cuplikan ayat Al Qur’an didalam surat Al Anfal berkaitan dengan perjanjian manusia dengan Allah.

“Manusia diuji dengan kekuasaan, apakah akan dijadikan dengan benar?. Nah dalam kaitan perobohan masjid ini tergambar betapa tidak ramahnya pembangunan ini terhadap ummat Islam,” papar Ust. Adji saat memberikan ceramah.

Berbeda dengan sholat Jumat pada umumnya. Sholat di pelataran masjid Assakinah ini juga diiikuti dengan pembacaan doa “Qunut Nazilah” diruku’ rakaat kedua.

“Qunut Nazilah kita bacakan untuk mengalahkan musuh – musuh Allah. Jangan sampai kita mendapatkan masjid, tapi tidak berkah. Apalagi didalam lingkungan yang kurang baik,” ungkapnya.

Salah satu tokoh Surabaya, Sukoto juga hadir dalam sholat Jumat di reruntuhan masjid Assakinah.

“Saya sangat tersentuh dengan khotbah dan sholat yang dilaksanakan,  semoga bisa dilakukan secara konsisten,  agar ini bisa menjadi pengingat dan teguran kepada pemimpin kota ini,” cetus Sukoto.(r7)