Usia Tua, Sperma Pria Semakin Buruk

Tidak ada komentar 69 views

Surabaya, (DOC) – Bagi pria, sebaiknya tidak menunda untuk memiliki anak hingga usia tua. Pasalnya, dari studi yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah New Scientist and Nature ditemukan, kualitas sperma pria akan semakin menurun seiring dengan pertambahan usia. Demikian seperi dilansir laman BBC.
Usia tua membuat sperma memiliki risiko untuk mengalami mutasi. Ini yang membuat kondisi sperma tidak lagi seperti pada wujud awalnya. Efeknya yaitu kualitas sperma tidak lagi menjanjikan untuk subur seperti sedia kala. Kalau pun sperma tersebut berhasil melakukan pembuahan, maka dimungkinkan akan lahir anak yang memiliki risiko mengalami gangguan kesehatan.
Peneliti menemukan bahwa pria yang mulai berusia 40 tahun kemungkinan dua kali lebih besar mendapatkan anak yang telah mengalami mutasi genetik dalam DNA-nya. Kondisi tersebut jauh lebih buruk dibanding anak yang lahir dari peran sperma ayah berusia 20-an tahun. Dalam kajian terhadap 78 orang tua di Islandia didapatkan fakta, ada kaitan langsung antara usia ayah dengan jumlah mutasi genetik yang berhubungan dengan penyakit autisme dan schizophrenia pada anak.
Dr Kari Stefansson, salah seorang peneliti, mengatakan kemungkinan kejadian autisme anak bisa pula dipicu oleh usia ayah. Bisa jadi karena usia ayah cukup tua, sehingga sperma kurang berkualitas saat pembuahan.
“Pesan saya adalah segera punya anak. Jangan tunda sampai usia 50 tahun,” kata Dr Allan Pacey, seorang ahli kesuburan di Inggris.
“Ini penting karena usia ayah bisa berdampak pada kesehatan anak,” tambahnya. (sdm/r4)