Usulan UMK Surabaya Masih Ditahan Walikota

Tidak ada komentar 197 views

Surabaya, (DOC) – Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, sepertinya belum akan menyetorkan draff usulan kenaikan Upah Minimum Kota/ Kabupaten (UMK) dalam waktu dekat ke Gubernur Jatim. Walikota menyatakan, saat ini pihaknya masih menunggu besaran UMK DKI Jakarta.
“Kita masih menunggu dari DKI. Sebab tahun kemarin bedanya sangat tipsi sekali,” ujar TriRismaharini, Selasa (28/10/2014).
Walikota mengungkapkan, terkait UMK Kota Surabaya sebenarnya pihaknya sudah selesai menghitung. Namun, setelah adanya Surat Edaran (SE) dari gubernur usulan UMK yang telah ditetapkan akhirnya mentah.
Disinggung soal harapan para buruh agar UMK nanti naik 30 persen, menurut dia kenaikan tersebut terlalu berat. Dirinya lebih setuju jika kenaikkan sebesar itu dimasukkan dalam Upah Minimum Kota Sektoral (UMKS).
Menurutnya, dimasukannya kenaik sebesar 30 persen ke dalam UMKS sesuai dengan saran yang disampaikan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) kepada pemerintah kota. “Saya harap di UMKS bukan di UMK-nya. Sebab itu nanti kan tergantung pada sektor masing-masing bidang. Jika di UMK itu bahaya,” ingat Risma. (k1/r4)