Wali Kota Bahas KBS Bersama Pakar Satwa Amerika Serikat

Tidak ada komentar 178 views

Surabaya,(DOC) – Selama 3 hari pakar satwa kelas dunia dari Amerika melakukan penelitian di Kebun Binatang Surabaya (KBS), Jumat (2/5/2014) pakar satwa dari Amerika Serikat yang berjumlah 3 orang ini menemui Wali Kota Surabaya, di ruang kerja Walikota.

Tujuan kedatangan mereka untuk melaporkan hasil awal selama 3 hari mereka melakukan observasi di KBS. Mereka bertiga ditemui langsung oleh Wali Kota. Dalam kesempatan itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengucapkan terima kasih atas bantuan pakar satwa kelas dunia yang berkenan membantu untuk memperbaiki KBS.

Menurut Wali Kota, KBS merupakan salah satu ikon kota pahlawan. Dari dulu sampai sekarang KBS selalu menjadi jujugan warga surabaya maupun luar surabaya untuk liburan. Selain itu, KBS juga menjadi tempat edukasi anak-anak untuk lebih mengenal hewan.

“Saya berharap setelah saya menerima laporan ini akan segera melakukan perbaikan. Kita semua memang menginginkan perbaikan KBS segera selesai. Dan bisa kembali menjadi tempat wisata danm edukasi bagi warga surabaya. KBS juga bisa setara dengan kebun binatang lain di Indonesia atau dunia,” ujarnya.

Point penting hasil observasi para pakar satwa dari Amerika Serikat ini yakni perlu adanya pemugaran kandang dan penambahan jenis makanan bagi hewan. Menanggapi hal itu, Risma mengatakan yang bisa dilakukan terlebih dahulu adalah menambah jenis makanan bagai hewan. Sedangkan pemugaran kandang, menurut Risma masih terkendala aturan dari pusat.

“Mengenai pemugaran kandang kita selaku Pemkot masih terkendala dengan aturan pusat. Soalnya izin konservasi masih belum turun, jadi kita tidak bisa berbuat apa-apa. Namun, untuk penambahan jenis makanan bagi hewan bisa dilakukan terlebih dahulu,” katanya.

Risma menambahkan perbaikan KBS memang sangat berat untuk dilakukan. Semua dunia menyoroti permasalahan yang terjadi di KBS. Bantuan para pakar satwa dunia sangat membantu beban Pemkot untuk berupaya melakukan perbaikan kualitas KBS.

Sementara itu, Profesor G Agoramoorthy salah satu pakar satwa Amerika Serikat mengatakan bahwa permasalahan yang dialami KBS tidak hanya terjadi di Surabaya. Hampir di seluruh kebun binatang dunis pernah mengalami hal sama. Menurutnya, KBS secara keseluruhan sudah bagus, hewan-hewan yang berada di KBS rata-rata mereka dilepas secara bebas. Kondisi fisik hewan pun sangat bagus.

“Untuk melakukan perbaikan memang harus diperlukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memumpuni. Kita tidak keberatan memberikan pelatihan kepada pekerja KBS. Penanganan hewan hampir di seluruh dunia ada yang tidak bagus dan ada yang bagus,” tuturnya. (humas/r7)