Wali Kota Risma Pantau Rumah Kontrakan Terduga Teroris Di Jalan Sikatan IV

foto : lokasi rumah kontrakan Dedi Sulistiantono alias Teguh, Sikatan IV, Manukan Wetan Tandes, Surabaya

Surabaya,(DOC) – Wali kota Surabaya, Tri Risaharini memantau lokasi penggerebekkan rumah kontrakkan terduga teroris di jalan Sikatan, Manukan Wetan, Tandes, Surabaya, Selasa(15/5/2018) malam.
Dalam kesempatan tersebut, Risma panggilan akrabnya, sempat bertanya petugas kepolisian yang turut dalam aksi penggerebekkan.

Menurut Risma, rakitan bom yang digunakan terduga teroris di Surabaya, dipelajari dari internet.

“Ini menurut polisi wanita yang sempat menginterogasi istri dari terduga teroris, mereka belajar merakit bom dari internet. Makanya itu, hal-hal seperti ini seharusnya bisa kita blokir,” katanya saat di lokasi.

Ia juga menjelaskan soal terduga teroris yang ditembak mati di jalan Sikatan, Dedi Sulistiantono(41) alias Teguh. Menurut Risma, Dedi ternyata adik kandung Anton, salah satu terduga teroris yang tewas di Rusunawa Wonocolo, Taman, Sidoarjo, Minggu(13/5/2018) lalu.

“Jadi memang diketahui itu adiknya. Nanti lain-lainnya biar Polrestabes yang menjelaskan,” cetusnya.

Sementara itu, usai menjinakkan bom yang ditemukan di rumah kontrakkan Dedi, mobil penjinak bom milik Brimob Polda Jatim meninggalkan lokasi sekitar pukul 21.20 Wib, Selasa(15/5/2018) malam.

Perimeter garis polisi tetap dipasang karena proses olah TKP yang dilakukan Densus 88 dan INAFIS masih berlangsung. Namun perimeter dikurangi menjadi radius 50 meter.(nps/r7)