Wali Kota Risma Sidak Pengerjaan Box Culvert

Tidak ada komentar 174 views

Surabaya, (DOC) — Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa titik lokasi pengerjaan gorong-gorong di Kota Surabaya, Kamis (27/6/2013). Bersama beberapa SKPD seperti Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan, Erna Purnawati, Wali Kota Risma mendatangi beberapa tempat pengerjaan gorong-gorong guna memastikan bahwa pengerjaannya tidak asal-asalan. Sebelumnya, Wali Kota Risma melakukan sidak pengerjaan gorong-gorong di Sidotopo, Selasa (25/6/2013).
Pengerjaan gorong-gorong di Jl Larangan Kecamatan Kenjeran, menjadi lokasi pertama sidak. Begitu turun dari mobil, walikota lantas mengamati pengerjaan proyek yang masih jauh dari kata sempurna itu. Ekspresi kesal terlihat dari wajah wali kota perempuan pertama di Kota Surabaya ini demi melihat beberapa box culvert yang tertata amburadul. Box culvert berukuran besar-besar itu memang tertata tidak rapi dan permukaannya sama sekali tidak rata.
“Ini kok pengerjaannya jelek. Masak ada pengerjaan gorong-gorong kayak gini,” ujar wali kota kepada pihak pelaksana proyek.
Wali Kota Risma lantas memperingatkan pelaksana proyek agar bekerja maksimal dan tidak asal-asalan. Meski, target penyelesaian proyek tersebut masih cukup lama, yakni Desember 2013 atau masih ada waktu kurang lebih lima bulan.
Sementara pelaksana proyek demi mendengar himbauan wali kota, hanya bisa terdiam sembari berjanji akan memperbaiki kekurangan dalam pengerjaan proyek tersebut. Wakiman dari PT Rudi Jaya selaku pelaksana proyek mengatakan, pemasangan box culvert tersebut tidak rata karena khawatir tanahnya akan ambles. Dia berdalih, intensitas hujan yang tinggi membuat pihaknya khawatir terhadap kemungkinan amblesnya tanah.
“Karena kondisi hujan, kami takut ambles. Nanti akan kita tarik box culvert-nya. Lalu kita perdalam bawahnya supaya sama,” ujarnya.
Setelah dari Kenjeran, Risma melanjutkan sidak ke Wonokusumo Wetan. Di sana, wali kota mengecek pengerjaan gorong-gorong di sepanjang jalan. Meski box culvert sudah terpasang, wali kota yang terpilih sebagai sosok yang menginspirasi versi Majalah Forbes ini menyoroti tidak lancarnya aliran airnya.
“Ini bagaimana airnya kok ndak jalan. Nyambut gawe awan bengi ya (kerjanya siang malam ya). Supaya selesai,” ujar wali kota.
Demi mendengarkan imbauan tersebut, Budi selaku konsultan dari PT Karya Sejahtera lantas curhat ke wali kota perihal kesulitan yang dihadapi dalam proyek tersebut. “Nanti akan kita pompa agar aliran airnya lancar. Pengerjaannya memang masih 20 persen. Kita masih unya waktu empat bulan,” ujar Budi.
Sidak berlanjut ke Jalan Pacar Keling. Di perempatan Jalan Pacar Keling dan Jalan Kalasan tersebut, wali kota kembali mengecek pengerjaan gorong-gorong. Wali kota yang memang rajin blusukan ini sempat mengamati serius sebuah gorong-gorong tepat di bawa perempatan tersebut. “Ini arinya ngalir apa ndak,” ujarnya.
Tidak berhenti di situ, siang harinya, Risma kembali melakukan sidak ke rumah pompa di Kecamatan Jambangan. (r4)