Wali Kota Tetap Memproses Pejabat Yang Terkena OTT

Foto ; Tri Rismaharini (dok)

Surabaya,(DOC) – Wali kota Tri Rismaharini membenarkan jika selama ini masih ada staffnya yang bekerja kurang amanah. Bahkan salah satu pegawai sempat terkena operasi tangkap tangan (OTT).

“Saya sudah mendengar dan tersentak betul, sehingga saya lakukan mutasi ini,” ungkap Tri Risma usai prosesi mutasi 50 Pejabat setingkat Kasi Trantib Kecamatan se kota Surabaya, Jumat(19/1/2018).

Menurut dia, kasus OTT tersebut, kini masih diperiksa secara intensif dan merupakan pelanggaran berat.

“Ini masih diperiksa dan satunya memang berat hukumannya, bahkan sudah lama sering tidak masuk,” terangnya.

Seperti pemberitaan sebelumnya, kasus OTT ini masih terkait dengan lurah Jepara, kecamatan Bubutan Surabaya yang terjadi di akhir tahun 2017 lalu. Namun Risma enggan menyebutkan nama pejabat yang terkena OTT.

“Saya lupa, nanti ya. Soale ini menyangkut nasibnya orang ku. Nggak berani kalau nngak pakai data dan semua masih diproses,” pungkasnya.(r7)