Wamenhan Terima Pimpinan Korps Mahasiswa dan Pemuda NKRI

Jakarta (DOC) – Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menerima Pimpinan Korps Mahasiswa dan Pemuda NKRI Saefuddin, Rabu (31/10) di kantor Kemenhan, Jakarta.Dalam kesempatan tersebut Saefuddin yang mewakili organisasi yang dipimpinnya, kepada Wamenhan menyampaikan beberapa pemikiran terkait dengan Rancangan Undang Undang Keamanan Nasional.

Saefuddin menyampaikan dan berharap kepada Kementerian Pertahanan selaku perwakilan dari pemerintah untuk dapat memberikan penjelasan dan pemahaman yang komprehensif kepada masyarakat luas tentang pentingnya RUU Kamnas. Sehingga, nantinya masyarakat dapat memahami secara utuh seberapa besar pentingnya RUU Kamnas.

Menanggapi hal tersebut, Wamenhan atas nama pemerintah menyampaikan ucapan terimakasih dan sangat mengapresiasi pemikiran dan masukan yang disampaikan para mahasiswa dan pemuda selaku generasi penerus bangsa terkait dengan RUU Keamanan Nasional. Masukan tersebut sangat berharga dan nantinya akan ditindaklanjuti oleh Kemhan.
Dalam kesempatan ini Wamenhan juga menjelaskan bahwa keberadaan RUU Kamnas ini diperlukan sebagai UU sistem yang mengintegrasikan penyelenggaraan Kamnas secara komprehensif. RUU Kamnas ini disebut juga sebagai collective response to protect country.

RUU Kamnas ini nantinya bukan merupakan Undang Undang yang mengatur secara teknis, tetapi merupakan UU sistem yang memberikan arahan strategis bagaimana komunitas kekuatan nasional bisa bekerja untuk mengitergrasikan penyelenggaraan sistem keamanan nasional secara keseluruhan.

Turut mendampingi Wamenhan dalam kesempatan tersebut Dirjen Strategi Pertahanan Kemhan Mayjen TNI Puguh Santoso, Staf Ahli Menhan Bidang Keamanan Mayjen TNI Hartind Asrin, Direktur Analisa Strategi Ditjen Strahan Kemhan Brigjen TNI Paryanto dan Kepala Pusat Komunikasi Publik Kolonel Kav Bambang Hartawan.

Korps Mahasiswa dan Pemuda NKRI merupakan organisasi yang beranggotakan para mahasiswa dan kepemudaan yang berasal dari 12 Kampus diantaranya Universitas Islam Negeri (UIN), Universitas Hamka, Universitas Mustopo, Universitas Muhamadiyah Jakarta, Universitas Al Azhar, Unisma, Universitas Ahmad Dahlan dan Universitas Pamulang.

Menurut Saefuddin, Korps Mahasiswa dan Pemuda NKRI adalah lembaga kajian dan diskusi para mahasiswa selaku generasi penerus bangsa yang selalu aktif dan merasa berkepentingan dalam mengikuti perkembangan situasi dan persoalan-persoalan nasional. (R-6)