Warga Kebomas Tewas di Area Parkir Diskotik Station

Tidak ada komentar 335 views

Surabaya,(DOC) – Seorang warga Kebomas Gresik, Hermanto Wibowo (34), ditemukan dengan tewas di dalam mobil area parkir Station Diskotek Tunjungan Plaza lantai 6, Surabaya dengan mulut berbusa.
Saat ditemukan, posisi Hermanto lagi duduk sambil merebahkan badannya di jok kiri depan mobil Honda City warna hitam nopol L 1405 WT.

Petugas Kepolisian dari Polsek Tegalsari masih melakukan olah TKP, untuk menyelidik penyebab kematian Hermanto.

“Kita masih menyelidiki dugaan penyebab kematiannya,” kata Kapolsek Tegalsari Kompol Arief Mukti, Kamis (20/3/2014).

Di dalam mobilnya juga diamankan barang bukti berupa dompet, korek api hingga uang berserakan di dalam mobil pecahan mulai ribuan hingga ratusan ribu rupiah.

Polisi belum bisa memastikan apakah saat masuk ke dalam mobil dibopong orang lain atau tidak. Untuk menyelidikinya, polisi akan meminta rekaman CCTV yang ada di sekitar tempat dugem tersebut.

“Belum tahu. Kami akan meminta rekaman CCTV untuk mengetahui, apakah ada yang membopong korban atau tidak, atau ada orang lain. Tapi secara fisik tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” terangnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, korban datang bersama istrinya Yuliani (30) ke tempat dugem tersebut sekitar pukul 01.00 Wib, Kamis dinihari.

Saat berada di dalam diskotek, pasangan suami istri ini berpencar. Sampai menjelang pukul 04.00 WIB, istrinya masih belum menemukan suaminya. Yuliani pun pulang ke rumahnya di kawasan Kebomas dengan menumpang taksi.

Saat berada di rumah, istrinya terus menghubungi nomor handpone suaminya. Meski terdengar nada sambung, tapi tidak pernah diangkat. Akhirnya istrinya balik lagi Tunjungan Plaza. Tiba di lokasi, sudah banyak warga dan polisi mengerubungi mobil yang ditumpangi suaminya. Karena terkunci dari dalam, istrinya memperbolehkan kaca mobil Honda City tersebut dipecah.

“Istrinya masih belum kita mintai keterangan, karena masih shock. Jenazah masih belum diautopsi, masih menunggu persetujuan keluarganya,” tandas Arief. (dc/spn/r7)