Waspadai Hujan Disertai Angin Kencang

Tidak ada komentar 114 views

Surabaya, (DOC) – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau kepada masyarakat agar mewaspadai hujan dengan intensitas ringan hingga lebat disertai angin kencang sesaat yang masih terjadi.
Prakirawan BMKG Juanda, Ahmad R Huda, Jumat (14/6/2013) mengatakan, hujan yang terjadi di musim kemarau akhir-akhir ini akibat anomali cuaca yang masih terjadi. Hujan dengan intensitas ringan hingga tinggi diperkirakan masih terjadi hingga beberapa bulan ke depan.
“Hujan disertai angin kencang sesaat harus diwaspadai. Saat ini suhu muka laut masih hangat yang menyebabkan pembentukan awan penyebab hujan masih terjadi,” kata Huda.
Sementara cuaca untuk daerah Surabaya dan sekitarnya berpotensi hujan ringan, angin dari arah timur dengan kecepatan 05-30 km per jam. Suhu udara berkisar 24-32 derajat Celcius dengan kelembapan 65-96 persen dan jarak pandang 03-10 km. Matahari diperkirakan terbit pukul 05:38 dan terbenam pukul 17:21.
Wilayah Surabaya secara keseluruhan masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Namun, kata Huda, di bagian utara berpotensi hujan dengan intensitas tinggi seperti wilayah Madura dan Bawean. “Kondisi seperti ini, diperkirakan masih terjadi hingga bulan Agustus mendatang,” ungkap Huda.
Prakirawan BMKG Maritim Perak, Sylvia Andjarwati MT mengatakan, cuaca di perairan pada umumnya berawan dan berpeluang hujan. Arah angin dari timur-tenggara dengan kecepatan 5-28 knot. Dikatakannya, untuk tinggi gelombang di Laut Jawa bagian timur berada pada kisaran 0,8-2,0 meter, Perairan Kepulauan Masalembu 0,8-2,0 meter, Perairan Gresik-Pulau Bawean 0,8-2,0 meter, Perairan Pulau Bawean-Laut Jawa Timur 0,8-2,0 meter, dan di Perairan utara Jawa Timur 0,5-2,0 meter.
Sementara di Selat Madura 0,5-2,0 meter, Perairan selatan Jawa Timur 0,8-2,5 meter, Samudera Hindia selatan Jawa Timur 1,5-3,5 meter, Perairan Kepulauan Kangean 0,8-2,5 meter, Laut Bali 0,8-2,5 meter, Selat Bali bagian utara 0,5-1,5 meter, Selat Bali bagian selatan 0,5-2,0 meter, Selat Badung 0,5-2,0 meter, dan di Samudera Hindia selatan Bali 1,5-3,5 meter.
Sedangkan di Selat Lombok bagian utara 0,5-2,0 meter, Selat Lombok bagian selatan 0,5-2,5 meter, Selat Alas bagian utara 0,3-1,5 meter, Selat Alas bagian selatan 0,5-2,0 meter, Laut Sumbawa 0,8-2,5 meter, Perairan utara Sumbawa 0,5-2,0 meter, Perairan selatan Sumbawa 0,5-2,0 meter, dan di Samudera Hindia selatan NTB 1,5-3,0 meter. (r4)