Wisnu; Nasib Risma Bukan Ditangan Bambang DH

Tidak ada komentar 187 views

Surabaya,(DOC) – Pernyataan Wakil Ketua DPD PDIP Jawa Timur (Jatim) Bambang Dwi Hartono(DH) yang telah menyatakan dengan tegas menolak mengusung Tri Rismaharini sebagai Calon Walikota periode 2015 – 2020 mendatang, masih belum final.
Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Wisnu Sakti Buana menegaskan, keputusan calon Walikota yang akan diusung, merupakan kewenangan DPP PDIP.
Menurut Wisnu, menjelang pelaksanaan Pemilihan Walikota(Pilwali) Surabaya nanti, biasanya akan ada petunjuk pelaksana(Juklak) untuk menjaring calon Walikota yang layak diusung oleh PDIP. “Kalau ada pernyataan dari Pak Bambang DH itu tidak masalah, dia punya kewenangan untuk ngomong seperti itu. Pro kontra maupun perbedaan pendapat di PDIP itu hal yang biasa dan itu seperti sarapan pagi. Tapi, ketika DPP sudah memberi keputusan, maka semua kader siap melaksanakan,” ujar Wisnu, Jumat(5/9/2014).
Ia menambahkan, keputusan DPP PDIP adalah segalanya dan harus didukung oleh semua kader PDIP. Jika rekomendasi DPP jatuh ke tangan Tri Rismaharini sebagai calon Walikota yang di usung PDIP Surabaya, maka siapapun wajib mematuhinya. “Selama itu perintah DPP, saya siap untuk melaksanakan. Diminta mengawal dan mendampingi bu Risma sebagai Wakilnya, untuk enam tahun mendatang, saya juga siap. Saya kader partai dan harus siap melaksanakan perintah apapun dari DPP,” ungkap Wisnu yang menjabat Wakil Walikota Surabaya.
Terkait wacana kepala daerah akan dipilih langsung oleh DPRD, pihaknya juga tidak mempermasalahkan. Apapun situasi politik yang ada, baik itu ketika kepala daerah dipilih langsung oleh rakyat ataupun dipilih parlemen, partai siap untuk melaksanakan. Ketika anggapan bahwa, ketika kepala daerah dipilih DPRD tidak menguntungkan PDIP, itu tidak benar. Sebab, politik itu bukan rumus matematika yang bisa dihitung dan diukur hasil akhirnya. “Semuanya bisa berubah. Politik itu bukan matematika. Selain itu. Pilwali kan masih lama, masih tahun depan,” paparnya.(r7)