Zebra Afrika Mati di KBS

Tidak ada komentar 469 views

Surabaya, (DOC) – Satu lagi hewan koleksi Kebun Binatang Surabaya (KBS) mati. Zebra (Equus Guangga Boehmi) jantan yang berusia sekitar 10 tahun mati setelah menabrak pagar kandang.
Informasinya, Zebra tersebut dalam kondisi sehat. Saat itu, pihak KBS berencana memindahkan burung Unta ke salah satu kandang. Namun karena burung Unta dan Zebra di tempatkan dalam satu kandang, upaya pemindahan itu menakutkan Zebra, sebab melibatkan banyak petugas KBS.
Karena ketakutan Zebra itu spontan lari dan menabrak pagar dengan kuatnya. Kejadian itu menyebabkan Zebra itu ‘bunuh diri’ dan mati seketika.
Menurut Humas KBS Agus Supangkat, Zebra bernama Joko itu mati pukul 10.00. “Zebra Afrika itu masih diotopsi tim medis di Klinik Karantina Hewan. Hewan itu memang ada di kandang kawasan Afrika yang merupakan wahana baru. Nantinya kawasan itu akan diisi oleh hewan Afrika,” ujar Agus Supangkat, Kamis (16/05/2013).
Sementara beberapa karyawan KBS yang minta identitasnya dirahasiakan, menyayangkan kebijakan pimpinan (Tim Pengelola Sementara KBS) yang tergesa-gesa membuat kawasan Afrika.
Padahal untuk upaya penggabungan seluruh hewan Afrika dalam satu kandang butuh waktu bertahap untuk penyesuaian atau adaptasi hewan. Namun manajemen KBS terkesan memaksakan, sehingga ada kejadian Zebra yang stress lalu ketakutan dan mati karena berlari kencang menabrak pagar kandangnya. Untuk penyatuan hewan dengan jenis berbeda itu butuh waktu, tidak bisa dilakukan mendadak.
Sementara Ketua Komisi B yang juga calon Ketua DPRD Surabaya menggantikan WW, Mochammad Machmud menilai, kejadian demi kejadian yang menyebabkan banyak hewan mati itu akibat lambatnya penanganan KBS dengan manajemen yang baik. Karena itu, Machmud meminta agar Pemkot Surabaya segera mengambil alih KBS. (co/r4)