Jakarta (DOC) – Ahli Poligraf, Aji Febrianto mengungkapkan beberapa nilai plus dan minus dalam hasil tes uji kebohongan terhadap beberapa orang pelaku utama pembunuhan Brigadir J di Rumah Duren Tiga, Jakarta Selatan.
Dari beberapa orang tersebut antara lain adalah, Ferdy Sambo dengan skor tes poligraf, minus 8, Putri Candrawathi dengan skor tes poligraf, minus 25, Kuat Ma’ruf dengan skor tes poligraf pemeriksaan pertama plus 9 lalu pemeriksaan kedua minus 13, Ricky Rizal Wibowo pemeriksaan pertama dengan plus 11 dan pemeriksaan kedua plus 19, serta Richard Eliezer dengan skor tes poligraf yaitu plus 13.
Aji menerangkan, bahwa skor untuk nilai plus menunjukkan bahwa yang bersangkutan tidak berbohong.
“Mohon izin, kalau plus tidak terindikasi berbohong,” jawab Adi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, dilansir dari Okezone, Kamis (15/12).
Aji lantas mengungkapkan pertanyaan tes kebohongan kepada Ferdy Sambo yang di mana pada saat itu pertanyaannya adalah apakah yang bersangkutan menembak Brigadir J atau tidak yang kemudian dijawab langsung oleh Ferdy Sambo.
“Tidak,” ujar Sambo.
Sedangkan, untuk Putri Candrawathi, pertanyaan yang ditanyakan terkait hubungannya dengan Brigadir J dan apakah yang bersangkutan selingkuh atau tidak. Hal itu langsung dijawab oleh Putri dengan mengatakan tidak mengetahui mengapa dirinya disebut berbohong.
“Di sini diindikasi Anda berbohong, bagaimana tanggapan Anda,” ujar jaksa.
“Saya tidak tahu,” tutur Putri. (oke)