Surabaya,(DOC) – Ajeng Wira Wati Ketua Fraksi Gerindra DPRD kota Surabaya memberikan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam melipatgandakan jumlah penerima beasiswa kuliah melalui program Pemuda Tangguh.
Mulai 2026, kuota penerima beasiswa naik drastis menjadi 24.000 mahasiswa dengan anggaran mencapai Rp192,8 miliar. Beasiswa ini tidak hanya menanggung Uang Kuliah Tunggal (UKT)/SPP, tetapi juga memberikan biaya hidup bulanan bagi mahasiswa penerima.
Ajeng menilai kebijakan tersebut sangat tepat, mengingat tingginya minat masyarakat untuk mendapatkan akses pendidikan tinggi.
“Pendaftar tahun 2025 ini membludak, mencapai 14.000 orang, tetapi yang di terima hanya 2.766. Jadi keputusan menaikkan kuota menjadi 24.000 itu selaras dengan kenaikan capaian IPM Surabaya,” tegas Ajeng, Selasa(30/9/2025).
Menurut Ajeng, tantangan ke depan adalah memastikan calon penerima benar-benar sesuai kriteria. Ia mendorong Pemkot melakukan sosialisasi secara masif hingga tingkat RT/RW serta memperluas kerja sama dengan kampus swasta, selain perguruan tinggi negeri yang sudah terlibat.
“Kalau sosialisasi dilakukan dengan baik, pendaftar yang tepat sasaran akan lebih banyak. Target 2026 bukan hanya angka, tapi momentum mencetak SDM Surabaya yang unggul,” ujarnya.
Anggota Komisi D ini menegaskan, DPRD akan mengawal agar pelaksanaan program berjalan transparan dan tepat sasaran. Ia juga menekankan pentingnya menjaga porsi anggaran pendidikan di atas 20 persen dari APBD Surabaya untuk menjamin keberlanjutan program.
“Ini soal keberlanjutan. Komitmen anggaran di atas 20 persen harus di jaga agar Pemuda Tangguh tidak berhenti di tengah jalan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, program beasiswa ini merupakan wujud nyata komitmen pemkot untuk menjamin akses pendidikan setara bagi seluruh anak Surabaya.
“Kita tidak boleh biarkan anak-anak Surabaya berhenti sekolah hanya karena faktor biaya. Pendidikan adalah hak mereka, dan ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujar Cak Eri.(r7)