Jakarta (DOC) – Survei Poltracking Indonesia menunjukkan tren kepuasan publik terhadap DPR menurun sejak bulan lima. “Kalau dilihat, trennya menurun. Tingkat kepuasan kepada fungsi-fungsi legislatif, fungsi-fungsi DPR kita,” kata Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda, dalam rilis survei, dikutip Selasa (1/9/2026).
Survei nasional dilakukan Poltracking pada 14 – 20 Agustus 2026 dengan melibatkan 1.220 responden. Survei dilakukan melalui wawancara secara tatap muka dengan responden terpilih pada survei Poltracking di Agustus ini.
Survei menggunakan multi-stage random sampling dengan margin of error di 2,9 persen.
Pada Mei 2026 lalu, publik yang puas dengan fungsi penyusunan undang-undang DPR di angka 57,2 persen. Pada Juli 2026 kepuasan publik merosot ke angka 44,8 persen, kemudian pada Agustus 39,9 persen. Selain itu kepuasan publik terhadap fungsi pengawasan turun dari 60 persen pada Mei, menjadi 48 persen pada Juli dan kini menjadi 39 persen pada Agustus.
“Begitu juga perumusan rencana anggaran juga mengalami penurunan. Penyerapan aspirasi juga turun tajam, dari 56 persen pada bulan Mei, pada bulan Juli 44 persen, Agustus turun tipis di 43,9 persen,” kata Hanta Yuda. (rd)