D-ONENEWS.COM

Dianggap Melemahkan KPK, Akademisi Unair Tolak Revisi UU Nomor 30

Foto ; Dr. Herlambang P. Wiratraman HRLS FH Unair

Surabaya,(DOC) – Sejumlah akademisi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya mengkritisi revisi Undang-Undang (UU) Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang kini tengah di godok di lembaga DPR RI.

Mereka menilai revisi tersebut bagian dari upaya pelemahan secara sistematis atas tugas dan fungsi lembaga anti rasuah.

Pengamat Hukum dari Unair, Herlambang P Wiratraman, menyatakan, revisi tersebut juga menunjukkan kemunduran dalam pemberantasan korupsi yang seharusnya menjadi semangat perkembangan reformasi.

“Ini semua jelas bertentangan dengan amanah reformasi dan tujuan bernegara sebagaimana ditegaskan Undang-Undang Dasar (UUD) Negara RI 1945, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa dan menuju kesejahteraan sosial,” kata Herlambang saat dihubungi, Senin (9/9/2019).

Ia menegaskan, pemimpin negeri ini harus belajar dari kekeliruan masa lalu, untuk tidak mementingkan sekelompok orang dan mengorbankan kepentingan masyarakat yang seharusnya menjadi prioritas.

Menurut Herlambang, pemimpin juga harus lebih peka, peduli, dan menjunjung tinggi integritas untuk menjadi suri tauladan masyarakat dalam berbangsa dan bernegara.

Dia juga menyatakan, DPR seharusnya menjadi representasi untuk memperjuangkan kemaslahatan publik. Sebagai pemimpin yang berfikir dan bekerja sungguh-sungguh, lanjut Herlambang, harusnya menjamin dan melindungi hak-hak warga negara.

“Kami selaku akademisi, tidak menginginkan korupsi membudaya di negeri ini, karena jelas akan merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara,” tandasnya.

Dari kampus Unair Surabaya, para Akademisi menggalang bentuk dukungan untuk menolak segala pelemahan tugas dan peran KPK sebagai garda depan dalam pemberantasan korupsi.

“Kami juga tetap mengajak semua elemen bangsa bergerak dan berjuang bersama- sama dalam melawan korupsi sesuai dengan kapasitasnya masing-masing,” pungkas Herlambang.(robby)

Berikut para akademisi Unair yang menolak upaya pelemahan KPK:

  1. Prof M. Zaidun (Gubes FH UNAIR)
  2. Dr. Sarwirini (CACCP FH UNAIR)
  3. Iqbal Felisiano, LLM. (CACCP FH UNAIR)
  4. Masitoh Indriani (HRLS FH UNAIR)
  5. Ekawestri Prajwalita Widiati, LL.M (HRLS FH UNAIR)
  6. Dr. Maradona (CACCP FH UNAIR)
  7. Amira Paripurna, PhD (CACCP FH UNAIR)
  8. Riza Alifianto K, LL.M (CACCP FH UNAIR)
  9. Dr. Herlambang P. Wiratraman (HRLS FH UNAIR)
  10. Ria Setyawati, LLM (HRLS FH UNAIR)
  11. Haidar Adam, LLM. (HRLS dan Dept. HTN FH UNAIR)
  12. Dwi Rahayu, MA. (HRLS dan Dept. HTN FH UNAIR)
  13. Iman Prihandono, PhD. (HRLS dan Dept. HI FH UNAIR)
  14. Dian Purnama Anugerah, LLM. (HRLS dan Dept. Hukum Perdata FH UNAIR)
  15. Dr. Purnawan Basundoro (FIB UNAIR)
  16. Dr. Aribowo (FISIP/FIB UNAIR)
  17. Joeni A. Kurniawan, MA. (CLeP FH UNAIR)
  18. Jany Purnawanty, LLM. (Unit Indonesia UNESCO Chair Bioethics, FH UNAIR)
  19. Dr. M. Hadi Subhan (Dept. Hukum Administrasi FH UNAIR)
  20. Dri Utari CR, LLM. (Dept. HTN FH UNAIR)
  21. Dr. Agung Sujatmiko (Dept Hukum Perdata FH UNAIR)
  22. Dr. Widhayani Dian (Dept Hukum Perdata FH UNAIR)
  23. M. Syaiful Aris, LLM. (Pusat Studi Konstitusi FH UNAIR)
  24. Prof. Dr. Didik Endro P. (Gubes FH UNAIR/CACCP)
  25. Prof Dr. Bagong Suyanto (Gubes FISIP UNAIR)
  26. Dr. Ahmad Rizki Sridadi (FEB UNAIR)
  27. Dr. Sartika Soesilowati (FISIP UNAIR)
  28. Nurul Barizah, PhD. (Dekan FH UNAIR)
  29. Prof. Rachma Ida (Dept. Komunikasi FISIP UNAIR)
  30. Dr. Pinky Saptandari (AAI/FISIP UNAIR)
  31. Lina Puryanti, M.Hum. (FIB UNAIR)
  32. Dr. Siti Aminah (FISIP UNAIR)
  33. Prof. Dr. Rahmi Jened (Gubes FH UNAIR)
  34. Dr. Agus Sekarmadji (Dept. Hukum Administrasi FH UNAIR)
  35. Prof. Dr. Emy Susanti (FISIP UNAIR)
  36. Habiburrochman, CRfA, CPA (FEB UNAIR)
  37. Dr. Suko Widodo, Drs., MSI (FISIP UNAIR)
  38. Dr. Imron Mawardi, SP., MSi (FEB UNAIR)
  39. Dr. Liestianingsih Dwi D., MSi. (FISIP UNAIR)
  40. Airlangga Pribadi Kusman, PhD (FISIP UNAIR)
  41. Hari Fitriyanto, MiP. (FISIP UNAIR).
Loading...

baca juga