Hipmi Siap Kawal Lima Program Prioritas Era Prabowo: Dari Pangan hingga Koperasi Desa

Hipmi Siap Kawal Lima Program Prioritas Era Prabowo: Dari Pangan hingga Koperasi DesaSurabaya,(DOC) – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) menegaskan komitmennya menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjalankan pembangunan nasional. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Hipmi, Akbar Buchari, dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) XVII dan Forum Bisnis Daerah (Forbisda) BPD Hipmi Jawa Timur, Kamis (23/10/2025) di Surabaya.

Akbar menegaskan, Hipmi siap mengawal lima program prioritas Presiden Prabowo Subianto, yaitu:

Bacaan Lainnya
  1. Ketahanan pangan
  2. Ketahanan energi
  3. Hilirisasi industri
  4. Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
  5. Pengembangan Koperasi Desa Merah Putih

“Hipmi tidak akan hanya menjadi penonton, kami ikut turun tangan. Kami akan menjadi bagian dari solusi,” ujar Akbar.

Ia menilai, kelima program tersebut membuka ruang kolaborasi luas bagi pengusaha muda untuk hadir di setiap lini, mulai dari hulu hingga hilir.

Dalam sektor ketahanan pangan, Hipmi tengah membangun ekosistem usaha terintegrasi mulai dari pertanian hingga distribusi. Sementara untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Hipmi telah membentuk Satgas khusus bersama Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kementerian Pertanian.

“Kami ingin manfaat MBG memberi efek ekonomi berganda bagi petani, peternak, dan pelaku usaha daerah,” jelas Akbar.

Koperasi Desa dan Penguatan UMKM

Akbar menegaskan, Hipmi akan menjadi mitra utama pemerintah dalam membangun Koperasi Desa Merah Putih di lebih dari 80 ribu desa. Di Jawa Timur, langkah ini disambut dengan pembentukan Koperasi Hipmi Jawa Timur oleh BPD Hipmi setempat.

Ketua BPD Hipmi Jatim, Ahmad Salim Assegaf, menambahkan, koperasi tersebut akan berfungsi sebagai penguatan modal dan rantai pasok sektor riil. “Kami ingin pelaku UMKM ikut tumbuh bersama, terutama dalam mendukung program MBG,” ujarnya.

Dukungan penuh juga datang dari Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, yang menegaskan bahwa Pemprov Jatim siap bersinergi dengan Hipmi.

Baca Juga:  Khofifah Dampingi Kapolri Ziarah dan Letakkan Batu Pertama Museum Marsinah

“Kami sangat terbantu dengan peran Hipmi, terutama dalam misi dagang dan penguatan ekonomi lokal,” tutur Adhy.

Ia menyebut, kolaborasi Hipmi dengan 9,6 juta pelaku UMKM Jatim akan menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

“Jika 60 persen UMKM bisa naik kelas, maka ekonomi daerah juga naik kelas,” pungkasnya.(ode/r7)

Pos terkait