Surabaya,(DOC) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meminta kepada para relawan yang bertugas disejumlah lokasi terdampak banjir, untuk tidak meninggalkan tempat terlebih dahulu hingga 3 hari kedepan, meskipun banjir sudah mulai surut.
Harapannya para relawan banjir tersebut, dapat membantu warga terdampak untuk membersihkan rumah dari lumpur dan sampah yang terbawa arus, saat air banjir menggenang.
“Tentunya bantuan dari para relawan akan sangat membantu warga, khususnya dalam penyediaan selang air bersih, mengepel lantai dengan karbol di rumah-rumah warga terdampak, menyediakan pompa air untuk menguras sumur-sumur yang kotor, serta membantu membersihkan perabotan rumah warga. Minimal para relawan bertahan 3 hari disana,” kata Khofifah di gedung Negara Grahadi, Jumat(8/3/2019) sore.
Menurut Khofifah, mulai surutnya air banjir di sejumlah tempat, terutama di ruas tol Ngawi kilometer 604-603, juga dibenarkan oleh Bupati setempat.
Kedepan dirinya akan terus berkoordinasi dengan para kepala daerah terdampak agar tanggap darurat bencana banjir ini dapat tertangani secara tuntas.
“Alhamdulillah konfirm beberapa Bupati, banjir surut dan tol di Ngawi kilometer 604- 603 sudah bisa dilewati. Harapan kita adalah bahwa proses tanggap darurat bisa ter-antisipasi oleh tim baik Provinsi maupun Kabupaten/kota yang terkena dampak bencana banjir,” pungkas Khofifah.(hadi/r7)