Surabaya,(DOC) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengawasi pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2015 yang akan melibatkan 269 daerah se-Indonesia, yang terbagi atas 9 pemilihan Gubernur dan 260 pemilihan bupati/walikota.
Pengawasan tersebut dilakukan guna mencegah timbulnya penyimpangan, seperti money politic atau politik uang, serta kecurangan lain yang terindikasi korupsi.
Untuk mengawal hajat besar proses demokrasi di aras lokal itu, KPK meluncurkan program Pilkada Berintegritas 2015 yang rencananya akan disosialisasikan pada 11 daerah yang terbagi atas 9 Provinsi dan 2 daerah.
Sembilan provinsi yang menjadi lokasi sosialisasi program pilkada berintegritas 2015 itu adalah Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Kepulauan Riau, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tengah. Sedangkan untuk 2 daerah yang dipilih yaitu Kota Surabaya dan Kabupaten Badung, Bali.
Program Pilkada Berintegritas dari KPK ini merupakan sebuah rangkaian kegiatan yang relatif panjang dan akan segera diluncurkan pada Juni 2015.
“Dari proposal yang diterima KPU Kota Surabaya, rencana peluncuran program Pilkada Berintegritas 2015 dari KPK itu akan dilaksanakan Juni 2015. Nah untuk saat ini program itu akan dimulai dengan sosialisasi terlebih dulu,” ungkapnya,Rabu(20/5/2015).
Program Pilkada Berintegritas 2015 digagas KPK dengan tujuan untuk memastikan rangkaian kegiatan Pilkada Serentak 2015 bisa berlangsung secara bersih dan berintegritas. Cara yang ditempuh adalah dengan menanamkan nilai-nilai integritas bagi Calon Kepala Daerah, Penyelenggara Pilkada dan masyarakat pemegang hak pilih.
“KPU Kota Surabaya sangat siap menerima kunjungan dari tim KPK
dalam rangkaian proses sosialisasi program Pilkada Berintegritas 2015. Alhamdulillah ini merupakan kepercayaan yang luar biasa karena dari 260 daerah penyelenggara pilkada terpilih 2 daerah untuk lokasi sosialisasi dan salah satunya itu adalah Kota Surabaya,” kata Robiyan Arifin, Ketua KPU Kota Surabaya disela-sela rapat persiapan Lomba Maskot serta Cipta Jingle dan Mars Pilkada Kota Surabaya, Rabu (20/5/15).
Menurut dia, tim sosialisasi KPK akan berkunjung ke KPU Kota Surabaya pada pekan depan, tepatnya Selasa (26/5/2015).
“Terus terang kedatangan KPK terkait program tersebut sangat selaras dengan visi dan misi KPU Kota Surabaya dalam menyelenggarakan pilkada kali ini,” ujarnya.
Secara khusus Robi menegaskan bahwa KPU Kota Surabaya sangat siap menjadi percontohan penerapan dan pelaksanaan program Pilkada Berintegritas 2015.
“Pada prinsipnya KPU Kota Surabaya siap lahir batin bila akan dijadikan lokasi percontohan dalam pelaksanaan program Pilkada Berintegritas 2015 yang digagas KPK,” ujarnya.
Pria asal Situbondo tersebut menambahkan Program Pilkada Berintegritas 2015 ini akan melibatkan sejumlah pihak. Selain KPK, juga akan melibatkan KPU, Bawaslu serta perwakilan masyarakat dan tidak ketinggalan media massa.
“Nantinya peluncuran akan dilakukan secara simbolis di Gedung KPK dan ditandai dengan launching media komunikasi dan perangkat pendukung pelaksanaan program pilkada berintegritas 2015. Artinya, keterlibatan KPK dalam Pilkada serentak kali ini akan memberikan nuansa pelaksanaan yang semakin berkualitas dan berwibawa,” pungkasnya.(Mck/r7)