
Jakarta, (DOC) – Menjalani pola hidup sehat membuat Anda bisa terhindar dari segala risiko penyakit, seperti penyakit jantung. Bagi Anda yang punya penyakit jantung atau yang berisiko memiliki penyakit jantung, sebaiknya konsumsi makanan yang sehat untuk jantung mulai sekarang.
Sebuah penelitian bahkan telah membuktikan bahwa dengan melakukan kebiasaan hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan sehat, melakukan olahraga teratur, dan tidak merokok, dapat mengurangi risiko terkena penyakit jantung hingga 82%.
Untuk memulai hidup sehat, sebaiknya hindarilah makanan yang mengndung lemak jahat dan kadar garam tinggi, seperti makanan siap saji, makanan instan, mkanan kemasan, dan lainnya. Lalu, apa saja makanan yang boleh dimakan agar kesehatan jantung tetap terjaga?
Pertama, pasti adalah sayur dan buah. Kedua kelompok makanan ini mengandung vitamin dan mineral penting yang diperlukan tubuh. Sehingga tubuh bisa melakukan berbagai aktivitas sesuai fungsinya. Sayur dan buah juga mempunyai serat yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh.
Kedua, kacang-kacangan. Kacang-kacangan mengandung fitonutrien yang baik untuk kesehatan jantung. Juga, mengandung serat yang bisa membuat Anda kenyang lebih lama. Antioksidan dalam kacang juga dapat melindungi tubuh dari kerusakan sel akibat radikal bebas. Kacang-kacangan tertentu, seperti kacang almond dan mede, juga mengandung asam lemak omega 3 yang dapat melindungi kesehatan jantung.
Ketiga, kelompok makanan biji-bijian utuh. Seperti gandum, oat, dan beras merah. Biji-bijian tersebut mengandung protein, serat, antioksidan, vitamin B, dan mineral yang dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung.
Keempat, bawang, terutama bawang putih. Bawang putih dapat menjadi pengganti garam sebagai penambah rasa dalam masakan. Sehingga, Anda tidak perlu menambahkan garam banyak dalam masakan Anda. Hasilnya, tekanan darah Anda pun tetap terjaga.
Kelima, teh hijau. Teh hijau mengandung antioksidan yang sangat tinggi, sehingga dapat membantu melindungi kesehatan jantung. Sejumlah penelitian pun menunjukkan adanya hubungan antara minum teh hijau dan penurunan risiko penyakit jantung. Namun, mengonsumsi teh hijau dalam jumlah banyak dalam sehari mungkin tidak baik untuk ginjal. Sehingga, Anda perlu mengonsumsi air putih lebih banyak setelah minum teh hijau. (and)



