Mendapat Perintah Presiden, Kepala BNPB Dan Mensos Risma Kunjungi Gempa di Mamuju Sulbar

Jakarta,(DOC) – Doni Monardo Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Tri Rismaharini Menteri Sosial berangkat menuju Mamuju, Sulawesi Barat setelah mendengar kabar terjadi gempa di wilayah tersebut. “Pagi tadi, Kepala BNPB yang sudah bersiap melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumedang, Jawa Barat bersama sejumlah anggota Komisi VIII DPR, kemudian langsung mengubah rencana ke Mamuju,” kata Egy Massadiah Tenaga Ahli BNPB melalui pesan tertulis yang diterima di Jakarta, dilansir Antara, Jumat (15/1/2021).

Egy mengatakan Doni juga menginstruksikan empat helikopter untuk menuju lokasi bencana di Sulawesi Barat.

Bacaan Lainnya

Gempa dengan magnitudo 6,2 terjadi pada Jumat dini hari pukul 01.28 WIB, enam kilometer Timur Laut Majene, Sulawesi Barat dengan kedalaman 10 kilometer. Gempa terjadi pada koordinat 2,98 lintang selatan dan 118,94 bujur timur. Hingga pukul 11.10 WIB, dilaporkan delapan orang meninggal dunia, kurang lebih 637 orang luka-luka, dan kurang lebih 15.000 orang mengungsi.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Mensos Risma melihat kondisi gempa di Majene yang berdampak hingga ke wilayah Mamuju, Sulawesi Barat. “Posisi sekarang sudah di Halim (Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur,red). Berangkatnya kurang tahu jam berapa karena menggunakan pesawat angkatan udara,” ungkap Kepala Bagian Publikasi dan Pemberitaan Biro Humas Kemensos Herman Koswara, secara terpisah.

Ia belum bisa memastikan rencana Mensos Risma akan kembali dari wilayah gempa tersebut. “Untuk kembali ke sini lagi nanti masih akan dilihat situasi gitu ya,” pungkasnya.

Seperti diketahui, gempa bumi terjadi di Majene, Sulawesi Barat (Sulbar), dengan magnitudo (M) 6,2. Gempa menimbulkan kepanikan warga dan kerusakan. Gempa terjadi Jumat dini hari (15/1/2021), pukul 01.28 WIB. Tidak hanya menimbulkan kepanikan warga tetapi juga sejumlah kerusakan.
Berdasarkan sejumlah foto dan video yang beredar di media sosial, gempa diketahui menimbulkan kerusakan pada gedung utama kantor Gubernur Sulbar, Rumah Sakit Mifta Manakarra, hingga hotel.
Warga di Mamuju juga diketahui mengungsi pada daerah ketinggian, lantaran khawatir terjadi tsunami akibat gempa susulan yang berulang kali terjadi.(dc/an/ss/r7/fira).