Surabaya,(DOC) – PT Pertamina (Persero) memastikan kesiapan penuh dalam menjaga pasokan energi nasional selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Direktur Utama Pertamina, Mars Ega Legowo, menegaskan komitmen tersebut saat meninjau langsung kesiapan layanan di SPBU Jemursari, Surabaya, Kamis (25/12/2025).
Mars Ega menyatakan Pertamina menyiapkan langkah antisipatif secara menyeluruh untuk menjamin ketersediaan BBM, LPG, hingga Avtur. Perusahaan juga memastikan kualitas produk tetap terjaga di seluruh wilayah Indonesia.
“Pertamina siaga penuh dari hulu ke hilir. Kami memastikan distribusi energi berjalan lancar, aman, dan diawasi ketat selama periode Nataru,” ujar Mars Ega.
Dalam menghadapi lonjakan konsumsi selama libur panjang, Pertamina mengandalkan empat pilar utama. Pertama memastikan ketersediaan energi di SPBU, pangkalan LPG, dan terminal BBM. Kedua fokus pada kesiapan transportasi, terutama pasokan Avtur untuk penerbangan serta BBM untuk transportasi laut.
Pilar ketiga mencakup layanan pendukung dengan menyiapkan infrastruktur tambahan di jalur mudik dan kawasan wisata. Keempat memberi perhatian khusus pada wilayah rawan bencana.
“Tahun ini tantangannya cukup kompleks karena perubahan iklim dan potensi cuaca ekstrem. Kami melakukan mitigasi risiko, terutama di wilayah terpencil,” jelas Mars Ega.
Stok Energi Jatim–Balinus dalam Kondisi Aman
Hasil pemantauan di DPPU Juanda dan Terminal Integrasi Perak menunjukkan stok energi di wilayah Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara berada dalam kondisi aman. Stok Avtur mampu mencukupi kebutuhan rata-rata hingga enam hari dengan suplai rutin setiap dua hari.
Konsumsi Pertalite diproyeksikan mencapai 90,3 persen dari kuota hingga akhir tahun. Artinya, masih tersedia cadangan sekitar 9,7 persen. Sementara itu, stok Solar berada 2,2 persen di atas proyeksi kebutuhan.
Produk non-subsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, dan Dex Series memiliki ketahanan stok antara 13 hingga 18 hari.
“Puncak arus mudik kami perkirakan terjadi pada 24 Desember, sedangkan arus balik pada 3 hingga 4 Januari. Distribusi energi melalui pipa dan kapal berjalan sesuai jadwal,” tambahnya.
Kualitas BBM Diawasi Setiap Hari
Menjawab kekhawatiran masyarakat terkait kualitas BBM, khususnya Pertalite, Mars Ega menegaskan Pertamina menerapkan standar pengecekan harian yang ketat di seluruh SPBU.
Setiap SPBU menampilkan sampel BBM dan hasil uji kualitas untuk memastikan produk bebas dari kontaminasi air maupun zat lain. “Kami melakukan pengawasan setiap hari agar kualitas BBM tetap sesuai spesifikasi,” tegasnya.
Pada momentum Nataru, Pertamina juga menunjukkan kepedulian sosial melalui program Pertamina Patra Niaga Berbagi. Perusahaan membagikan 300 paket oli gratis lengkap dengan layanan penggantian bagi pengemudi ojek online.
Selain itu, Pertamina menyalurkan 500 paket perlengkapan sekolah bagi anak-anak pengemudi ojek online di Surabaya. Program ini bertujuan membantu meringankan beban ekonomi keluarga sekaligus mendukung pendidikan anak.
“Pengemudi ojek online memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat. Kami ingin hadir lebih dekat dan memberi manfaat nyata,” ujar Mars Ega.
Ia menambahkan, pendidikan menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Karena itu, Pertamina berharap bantuan tersebut dapat mendukung anak-anak pengemudi ojol meraih pendidikan yang lebih baik.
Program Nasional dan Apresiasi BPH Migas
Secara nasional, Enduro Entrepreneurship Program digelar di 16 titik di berbagai provinsi. Program ini melibatkan 70 bengkel mitra dan unit produksi Pertamina Lubricants di Cilacap, Gresik, dan Jakarta.
Sepanjang 2025, program tersebut menjangkau sekitar 6.000 pelanggan dengan layanan servis dan ganti oli gratis, serta memberikan manfaat pendidikan bagi ratusan anak pengemudi ojek online.
Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, mengapresiasi kesiapan Pertamina dalam menjaga pasokan dan kualitas energi nasional selama libur akhir tahun.
“Kami akan terus melakukan pengawasan bersama agar masyarakat menikmati layanan energi yang aman, lancar, dan berkualitas selama Nataru,” pungkasnya.(ode/r7)





